KaMedia – DPRD Kota Surabaya mulai menyusun ulang ritme kerja menghadapi padatnya agenda pertengahan tahun. Melalui rapat koordinasi Badan Musyawarah (Bamus) bersama pimpinan dewan, ketua komisi, dan ketua fraksi, Senin (11/5/2026), sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari jadwal Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), pembentukan panitia khusus (pansus), hingga persiapan reses anggota dewan.
Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menegaskan rapat ini penting untuk menyamakan ritme kerja antar-komisi agar pembahasan program berjalan sesuai bidang masing-masing.
“Juni-Juli nanti sudah masuk masa persiapan LKPJ, APBD, dan MPAK. Karena itu ritmenya harus diatur supaya tidak mengganggu administrasi,” ujar pria yang akrab disapa Kaji Ipuk tersebut.
Salah satu keputusan penting dalam rapat itu adalah pengurangan jumlah undangan reses. Jika sebelumnya setiap titik reses mengundang 250 peserta, kini dikurangi menjadi 200 orang.
Menurut Kaji Ipuk, kebijakan tersebut telah diputuskan dalam rapat paripurna pada Rabu (6/5/2026). Langkah ini diambil demi mengantisipasi cuaca yang tidak menentu sekaligus meminimalkan kendala teknis di lapangan.
“Kalau mengundang terlalu banyak, pakai tenda pun tetap bocor kalau hujan. Lebih baik dikurangi agar kegiatan reses tidak merepotkan,” katanya.
Ia juga menepis berbagai spekulasi yang beredar di media sosial terkait pengurangan kuota tersebut. Menurutnya, keputusan itu tidak berkaitan dengan isu pemangkasan dana reses maupun dugaan manipulasi peserta.
Meski jumlah undangan dikurangi, pelaksanaan reses tetap berlangsung di 12 titik selama enam hari kerja. Agenda penyerapan aspirasi masyarakat itu dijadwalkan mulai 20 Mei 2026.
Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menambahkan, kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari efisiensi anggaran tanpa mengurangi substansi reses sebagai kewajiban anggota DPRD.
“Reses dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Hasil penyerapan aspirasi masyarakat nantinya dilaporkan secara tertulis kepada pimpinan DPRD melalui rapat paripurna,” pungkasnya.











