KaMedia – DPRD Kota Surabaya melalui Komisi D memberikan perhatian khusus terhadap korban musibah kebakaran di Dupak Timur 3 Surabaya.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu ( 6/9/2025 ) pagi menyebabkan kehancuran 8 rumah warga dan membuat 23 jiwa terdampak termasuk 7 anak – anak.
Dr. dr Michael Leksodimulyo, MBA, M. Kes anggota Komisi D menyampaikan bahwa kondisi para korban sangat menyedihkan. Tidak ada barang yang tersisa dari musibah tersebut. Pihaknya ingin Pemkot Surabaya segera memberikan bantuan bagi para korban.
” Warga di Dupak ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, kondisinya sangat memprihatinkan ” ujar dr Michael, Selasa (9/9/2025 ).
Dari catatan Komisi D, 8 keluarga yang menjadi korban ada 5 keluarga asli Surabaya dan 3 keluarga pendatang. Namun demikian, DPRD ingin tindakan dan bantuan tidak dibedakan atau dipilah karena semuanya adalah korban.
” Mereka korban, baik yang asli Surabaya maupun pendatang. Jadi jangan dipilah untuk memberikan bantuan. Harus semua dapat ” lanjut politisi PSI ini.
Bantuan perbaikan tempat tinggal adalah yang penting. dr Michael meminta agar Pemkot Surabaya segera membantu untuk renovasi. Para korban butuh tempat untuk berteduh, apalagi yang mempunyai anak kecil. Sejauh ini hanya atap seng seadanya yang digunakan warga berteduh diantara puing rumah sisa kebakaran.
” Mereka setidak-tidaknya butuh atap untuk rumah sisa kebakaran. Tidak ada yang tersisa sehingga jika harus. membangun kembali akan berat. Pemkot Surabaya harus membantu mereka ” lanjutnya.
Selain itu sembako dan pakaian juga sangat dibutuhkan. dr Michael menyampaikan pihaknya telah memberikan bantuan tersebut. dr Michael mengakui pihaknya telah mengumpulkan donasi untuk meringankan beban kehidupan para korban kebakaran tersebut.
dr Michael juga menandaskan bahwa sudah ada komunikasi dengan pihak Pemkot Surabaya lewat kelurahan maupun kecamatan yang selanjutnya akan menyalurkan bantuan.
” Kami sudah mengkomunikasikan hal ini dengan Pemkot Surabaya. Tapi memang butuh waktu.Mereka yang menjadi korban adalah keluarga miskin sehingga benar – benar butuh bantuan. Saya ingin Pemkot Surabaya menyadari hal ini dan segera memberikan bantuan sandang, pangan dan renovasi rumah ” pungkas dr Michael.
Kebakaran di Dupak Timur 3 tersebut terjadi akibat korsleting listrik. Api cepat membesar dan melahap rumah – rumah yang berhimpitan, mengingat kawasan tersebut adalah wilayah padat penduduk di Surabaya.











