KaMedia – Deltas FC tak mau menjadikan catatan masa lalu sebagai beban. Menjelang duel kandang kontra Barito Putera, Minggu besok, The Lobster menegaskan satu hal: tiga poin menjadi target yang harus diperjuangkan di hadapan publik sendiri.
Dalam sesi Pre-Match Press Conference sore ini, Pelatih Deltas FC Leonard Tupamahu didampingi Shulton Fajar memastikan timnya datang ke laga dengan persiapan matang. Empat hari pascalaga perdana dimanfaatkan untuk membedah dan memperbaiki aspek taktikal.
” Persiapan kami cukup. Setelah pertandingan pertama, kita punya waktu empat hari untuk menyiapkan dari segi taktikal terutama. Jadi kami siap secara fisik, taktik maupun mental untuk pertandingan besok,” ujar Leonard.
Kini, panggungnya adalah Gelora Delta Sidoarjo. Leonard sadar betul bahwa bermain di kandang sendiri bukan sekadar keuntungan teknis, tetapi juga suntikan energi dari suporter.
” Kita punya keuntungan di hadapan supporter kita sendiri. Saya harap besok kita bisa menampilkan yang terbaik, menampilkan apa yang sudah kita latih, apa yang sudah kita rencanakan. Kita berharap bisa mempunyai hasil maksimal di kandang,” tegasnya.
Dari sisi skuad, Deltas FC datang dengan kondisi relatif siap. Leonard mengungkap hanya dua pemain yang masih diragukan tampil karena persoalan kebugaran. Selebihnya, mayoritas pemain berada dalam kondisi siap diturunkan.
” Untuk kondisi pemain sendiri, ada beberapa pemain, mungkin ada dua pemain yang kondisinya tidak fit untuk bermain, tapi selain itu hampir semua pemain siap,” jelasnya.
Barito Putera datang dengan modal kemenangan pada pertandingan pertama dan sejumlah perubahan dalam komposisi skuad. Namun Leonard memilih tidak terjebak dalam narasi soal kekuatan lawan.
Menurutnya, Barito tetap merupakan tim yang bagus. Tetapi bagi Deltas, kunci pertandingan justru berada pada kemampuan mereka menjalankan rencana sendiri.
” Untuk tim Barito sendiri, saya rasa dari tahun ke tahun tidak terlalu banyak berubah. Dia tim bagus. Tapi dari situ kita fokus lebih ke kita sendiri,” ucap Leonard
Nama Kodai juga sempat mencuat sebagai salah satu pemain yang patut diwaspadai. Namun Leonard menegaskan Deltas tidak akan memasang pengawalan khusus hanya kepada satu pemain.
” Dia tipikal pemain yang bekerja keras buat timnya, tapi kalau bicara saya taruh perhatian khusus untuk dia, tidak juga. Tim Barito secara keseluruhan pemainnya bagus. Saya harus mengawasi semua pemain, bukan cuma Kodai saja,” tambahnya.
Satu hal yang paling menarik: Leonard menolak membawa catatan pertemuan sebelumnya ke dalam pertandingan besok. Tekanan laga kandang perdana dan statistik yang kurang menguntungkan melawan Barito Putera disebutnya bukan sesuatu yang perlu dibawa ke ruang ganti. Bagi Leonard, pertandingan dimulai dari nol.
“Saya tidak melihat apa yang sudah lalu atau catatan statistik yang lalu dari pertemuan Barito dengan Deltas. Yang pasti secara psikologi anak-anak harus percaya dan yakin bahwa apa yang mereka punya sekarang, apa yang sudah kita siapkan, mereka bisa memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
Besok, semuanya akan ditentukan di atas lapangan selama 90 menit. Dan Leonard berharap Gelora Delta Sidoarjo tidak sekadar penuh, tetapi bergemuruh. Dukungan suporter The Lobster selama pertandingan diharapkan menjadi energi tambahan bagi Deltas FC untuk memburu hasil maksimal di kandang sendiri.
Barito datang membawa kemenangan dari laga perdana. Deltas punya kandang, persiapan, dan satu target: membuat Gelora Delta menjadi milik mereka.











