KaMedia – Akses layanan kesehatan bagi pasien gagal ginjal kronis di wilayah barat Sidoarjo kini semakin dekat. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, resmi membuka Pelayanan Instalasi Dialisis (cuci darah) di RSUD Sidoarjo Barat. Fasilitas tersebut mulai beroperasi penuh dan terbuka bagi masyarakat mulai pekan ini.
Kehadiran layanan dialisis ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperluas dan memeratakan akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Sidoarjo bagian barat
Sebelumnya, pasien gagal ginjal kronis di kawasan tersebut harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju fasilitas kesehatan di pusat kota untuk menjalani cuci darah secara rutin. Kini, dengan beroperasinya instalasi dialisis di RSUD Sidoarjo Barat, jarak dan waktu tempuh pasien dapat dipangkas.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan baru ini juga mulai terlihat. Saat ini, tercatat 30 pasien telah memanfaatkan layanan dialisis di RSUD Sidoarjo Barat.
Dalam sambutannya, Mimik Idayana menegaskan bahwa kehadiran fasilitas baru tersebut harus diikuti dengan pelayanan yang prima. Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan fasilitas medis yang modern, tetapi juga pelayanan yang membuat pasien merasa aman, nyaman, dan dihargai.
” Kami berharap dengan adanya sarana medis modern dan tenaga profesional yang disiagakan, pelayanan di sini dapat diberikan dengan ramah sehingga pasien merasa aman dan nyaman,” ujar Mimik, Selasa (15/9).
Mimik juga meminta agar pelayanan di RSUD Sidoarjo Barat tidak dibebani proses administrasi yang berbelit-belit. Ia menekankan pentingnya kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
” Jangan sampai administrasi justru merumitkan pasien. Yang paling penting adalah bagaimana kita dapat melayani masyarakat dengan baik,” tegasnya.
Pemkab Sidoarjo berharap beroperasinya instalasi dialisis ini tidak hanya memperluas akses pengobatan, tetapi juga mengurangi beban pasien dan keluarga. Selain menghemat waktu perjalanan, keberadaan fasilitas tersebut di wilayah barat juga diharapkan mampu menekan biaya transportasi yang selama ini harus dikeluarkan pasien untuk menjalani cuci darah secara rutin.
Dengan tambahan layanan tersebut, RSUD Sidoarjo Barat diharapkan mampu menjadi salah satu pusat rujukan utama bagi penanganan pasien gagal ginjal kronis di wilayah barat Sidoarjo dan sekitarnya.











