KaMedia – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo resmi menerbitkan surat kewaspadaan kasus influenza ke seluruh fasilitas kesehatan (faskes). Langkah ini diambil menyusul lonjakan signifikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Sidoarjo selama beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kementerian Kesehatan, tren kenaikan ISPA tercatat sejak minggu ke-29 hingga minggu ke-36 tahun 2026. Dalam rentang waktu tersebut, total temuan kasus di Sidoarjo sudah menembus angka 4.880 kasus.
Kepala Dinkes Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, M.Kes., mengungkapkan bahwa meskipun terdapat temuan indikasi varian baru, jenis spesifiknya masih dalam proses pemastian. Meski begitu, peningkatan aktivitas virus ISPA menjadi sinyal penting untuk memperketat pengawasan.
”Memang terdapat peningkatan temuan indikasi varian baru, tetapi masyarakat tidak perlu panik. Berdasarkan data surveilans Kementerian Kesehatan, tingkat aktivitas influenza nasional masih dalam kategori rendah dan situasi sejauh ini masih sangat terkendali,” ujar perwakilan Dinkes Sidoarjo, Sabtu (19/9/2026).
Pemerintah Daerah bersama seluruh faskes di Sidoarjo kini bersiaga penuh melakukan pemantauan intensif. Pemantauan ketat ini bertujuan agar setiap pergeseran pola penularan maupun peningkatan tingkat keparahan pasien dapat direspons secara cepat dan tepat.
Guna menekan laju penyebaran virus, Dinkes mengimbau warga Sidoarjo untuk konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), senantiasa mengenakan masker saat mengalami gejala sakit, serta tidak menunda untuk berobat ke faskes terdekat jika kondisi tubuh memburuk.











