HeadlineSidoarjo

Buaya Besar Kembali Muncul di Sidoarjo, Kali Ini Dekat Perahu Rombongan Guru

×

Buaya Besar Kembali Muncul di Sidoarjo, Kali Ini Dekat Perahu Rombongan Guru

Sebarkan artikel ini
Buaya berukuran besar sering muncul di Sungai Lingkar Timur. Kondisi ini membuat masyarakat takut / Foto : Dok.Pribadi.

KaMedia – Buaya berukuran besar kembali muncul di perairan Sidoarjo. Kemunculan kali ini terjadi di tepi sungai belakang kawasan pergudangan Central Industri Park (CIP), Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, Senin (14/9/2026) pagi.

Kemunculan buaya tersebut diketahui Hidayat Syafullah atau akrab dipanggil Dayat saat mengantar rombongan guru yang hendak mengajar ke Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, menggunakan perahu.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Dayat melihat seekor buaya berukuran besar berada di pinggir sungai. Dari kejauhan, hewan predator itu semula terlihat seperti sedang berjemur.

” Buayanya muncul di pinggir sungai. Awalnya terlihat seperti sedang berjemur,” kata Dayat yang mengaku sudah beberapa kali melihat buaya di Sungai yang berada di Lingkar Timur tersebut.

Sejumlah guru menyebut buaya itu seperti sedang berjalan-jalan di sepanjang tepian sungai. Namun, begitu mendengar suara rombongan dari atas perahu, buaya tersebut langsung bergerak dan masuk kembali ke dalam sungai.

” Ya agak ngeri juga, tapi karena perahu agak ramai dan terdengar suara, buayanya kemudian masuk ke sungai,” ujar salah satu guru

Beberapa orang yang berada di Dermaga TPI Sidoarjo yang berada di Lingkar Timur juga berkisah bahwa buaya yang sama atau buaya lain dengan ukuran serupa sering terlihat di lokasi tersebut. Kemunculan buaya tersebut sering terlihat oleh para pencari ikan, atau pekerja tambak yang menuju ke dermaga. Namun sejauh ini tidak pernah ada kejadian dimana buaya tersebut menyerang orang.

” Ya kalau dari cerita masyarakat sekitar sungai, buaya tersebut sudah lama berada di sungai tersebut dan menjadi sarangnya. Selama ini tidak pernah ada kejadian buaya tersebut menyerang, tapi kita tetap waspada  ” ujar Lasirun, nelayan tambak di Candi yang sering melintas di alur sungai tersebut.

Meski demikian, pihak Pemkab Sidoarjo belum pernah berpatroli di sungai yang menjadi sarang buaya tersebut. Lasirun berharap ada perhatian dari pemda. Meski tidak pernah ada insiden tapi masyarakat tetap khawatir.

” Semoga ada atensi dari bupati atau aparatnya untuk patroli di sungai. Agar yang melintas dan masyarakat merasa aman ” pungkas Lasirun.