KaMedia – Geram dengan fitnah dan berita hoax yang mengkaitkan dengan sindikat narkoba, Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwidjono mendatangi BNN Kota Surabaya untuk melakukan test urin. Ini sekaligus menunjukkan teladan nyata dalam memerangi penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan DPRD. Pria yang akrab disapa Cak Awi ini menjalani tes urine secara sukarela di kantor BNN Kota Surabaya, sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan integritas pejabat publik.
Langkah ini juga merespons tudingan dari Aliansi Madura Indonesia (AMI), yang menyerukan pentingnya keterbukaan para pejabat dalam upaya pemberantasan narkoba. Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh tim profesional BNN, Cak Awi menjalani uji narkoba dengan tujuh parameter utama, dan hasilnya pun NEGATIF dari narkotika.
“Saya bersyukur bisa menjalani tes ini. Terima kasih kepada Kepala BNN Surabaya, Kombes Heru Prasetyo, dan seluruh jajaran atas pelayanannya yang cepat dan ramah,” urai Cak Awi usai menjalani test narkoba.
Langkah Adi Sutarwijono ini mendapatkan apresiasi Kepala BNN Kota Surabaya, Kombes Heru Prasetyo. Perwira dengan tiga melati ini menyambut hangat kehadiran Cak Awi dan memberikan hormat setinggi – tingginya atas inisiatif tersebut.
“Ini adalah contoh nyata pemimpin yang memberikan suri teladan. Kehadiran beliau adalah implementasi nyata dari Perda Kota Surabaya Nomor 8 Tahun 2024 tentang deteksi dini penyalahgunaan narkoba,” papar Kombes Heru.
Rangkaian test narkoba oleh Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono juga mendapatkan pengawasan langsung dari Tim Rehabilitasi BNNK Surabaya yang dipimpin dr. Putri Damayanti. Ia menyebutkan bahwa hasil tes urine menunjukkan negatif terhadap seluruh parameter narkotika.
” Dari hasil pemeriksaan berdasarkan parameter yang diterapkan oleh BNN, semuanya negatif. Sehingga bisa disimpulkan Ketua DPRD Kota Surabaya bebas narkoba ” tukas dr Putri Damayanti.
Adi Sutarwijono berharap apa yang sudah dilakukannya bisa menjadi role model bagi anggota DPRD yang lain khususnya Fraksi PDIP untuk berani melakukan upaya nyata dalam pemberantasan narkoba dengan salah satu caranya menjalani test urine. Hal ini sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat yang bebas dari jerat narkoba.
“Ini soal menjaga kepercayaan publik. Saya ingin masyarakat tahu bahwa saya bersih dan siap memerangi narkoba. Ini juga pesan bagi generasi muda: jangan pernah mendekati narkoba. Mari bangun masa depan kota ini dengan hal-hal positif,” pungkasnya.











