KaMedia – Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, sebanyak 159 rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu telah direnovasi dan dibangun kembali menjadi hunian yang lebih layak, sehat, dan aman.
Capaian tersebut menunjukkan realisasi program RLHB telah melampaui target bulanan yang ditetapkan BAZNAS Sidoarjo, yakni sebanyak 15 unit rumah setiap bulan.
Berdasarkan data BAZNAS Sidoarjo, realisasi bedah rumah pada Januari 2026 mencapai 17 unit, Februari 15 unit, Maret 10 unit, April 21 unit, Mei 12 unit, Juni 11 unit, Juli 16 unit, Agustus 19 unit, September 22 unit, dan Oktober 16 unit.
Ketua BAZNAS Sidoarjo, M Chasbil Azis Salju Sodar, mengatakan program bedah rumah tersebut telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Program RLHB, bedah rumah tak layak huni ini sudah berjalan beberapa tahun terakhir, dan manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Program ini berjalan berkat dukungan banyak pihak, terutama ASN di Sidoarjo yang rutin menyalurkan zakat dan infak melalui BAZNAS,” kata Chasbil, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, program RLHB tidak hanya berfokus pada perbaikan kondisi fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kenyamanan keluarga penerima manfaat.
Dari total 159 rumah yang telah ditangani, sebanyak 53 rumah juga mendapatkan fasilitas jamban sehat dan septic tank sesuai standar kesehatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas sanitasi sekaligus mencegah risiko penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat.
Adapun pelaksanaan program RLHB sepanjang 2026 terdiri atas 100 unit program reguler, 34 unit rumah yang dibangun kembali setelah mengalami kerusakan akibat atap ambruk, 18 unit rumah yang dibangun ulang pascakebakaran, lima unit melalui sinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, serta dua unit untuk relokasi warga terdampak banjir.
Chasbil menegaskan, pembangunan rumah layak huni menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang masih tinggal di rumah dengan kondisi tidak memadai.
Melalui program tersebut, BAZNAS Sidoarjo berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati hunian layak, sekaligus memperoleh lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan aman.
Ke depan, BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat dan infak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo.











