HeadlineJatimPemerintahan

Persiapan Seleksi Nasional, Gubernur Khofifah Pantau Langsung Pelaksanaan TKA di SMKN 8 Malang

×

Persiapan Seleksi Nasional, Gubernur Khofifah Pantau Langsung Pelaksanaan TKA di SMKN 8 Malang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Khofifah meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMKN 8 Kota Malang, Senin (25/10) pagi. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun operasional / Foto : Pemprov Jatim

KaMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMKN 8 Kota Malang, Senin (25/10) pagi. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun operasional.

​Kedatangan Gubernur Khofifah disambut hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Aries Agung Paewai dan Kepala SMKN 8 Kota Malang Suharyanto. Gubernur langsung bergerak menyisir 7 laboratorium komputer yang digunakan oleh 391 siswa kelas XII. Pelaksanaan tes ini turut melibatkan 66 guru serta 16 tenaga pendidik administrasi.

TKA di SMKN 8 Malang berlangsung selama empat hari dan dibagi menjadi tiga sesi setiap harinya (07.30–09.15 WIB, 09.30–11.15 WIB, dan 12.00–13.45 WIB). Penilaian ini menjadi instrumen krusial untuk mengukur pencapaian akademik secara terstandar dan objektif.

​”Hasil TKA ini akan menjadi salah satu komponen penting dalam Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Saya minta para siswa tidak memandang remeh mata pelajaran apa pun dan memberikan perhatian yang sama pada setiap mapel selama tes,” tegaspun Gubernur Khofifah.

​Usai meninjau laboratorium, Gubernur Khofifah bersama jajaran menuju Ruang Vitcon untuk memantau pelaksanaan TKA di seluruh SMA/SMK/SLB se-Jawa Timur secara virtual via Zoom. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengapresiasi kerja keras para kepala sekolah dan guru yang terus mengawal prestasi anak didik.

Tak hanya persiapan akademis, Khofifah menekankan pentingnya keseimbangan antara usaha keras dan pendekatan spiritual.

​”Seluruh ikhtiar dan kerja keras para pelajar ini diberseiringi dengan doa. Semalam juga telah digelar sholat hajat yang dipimpin oleh Kyai Asep Syaifudin Halim. Kita berdoa bersama agar anak-anak kita diberi kemudahan, keberkahan ilmu, serta kelancaran meraih cita-cita, baik yang ingin lanjut ke perguruan tinggi maupun langsung bekerja,” tuturnya

Untuk mendukung kenyamanan peserta, aspek teknis seperti kestabilan jaringan internet dan suplai listrik menjadi perhatian utama. Pihak sekolah bersama PT PLN (Persero) UP3 Malang dan Telkom Malang telah mengantisipasi potensi gangguan dengan menyiagakan unit genset.

​Kepala SMKN 8 Kota Malang, Suharyanto, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan pendampingan intensif dari sisi materi maupun sarana pendukung. Sekolah yang memiliki 1.214 murid dengan 36 rombongan belajar (rombel) ini mencatatkan tingkat keterserapan kerja yang sangat tinggi.

​”Target utama lulusan kami memang dunia kerja, namun ada juga yang melanjutkan studi dan berwirausaha. Angka keterserapan kerja lulusan kami mencapai 94,42%, sementara sekitar 5% melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelas Suharyanto.

Kualitas lulusan SMKN 8 Malang didukung oleh program kerja sama industri yang kuat pada empat jurusannya, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Bermitra melalui kelas industri dengan Rakryan VET (Vocational Education Training).

​Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Bekerja sama dengan PT Capoeng Digital Nusantara, Teknik Mekatronika & Teknik Elektronika Industri. Bermitra dengan PT Festo (Teknik Mekatronika menjadi salah satu jurusan paling favorit).

​Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim, Kepala BPMP Jatim, Manager PT PLN (Persero) UP3 Malang, serta General Manager Telkom Malang.