KaMedia – Pengprov PBVSI Jawa Timur tancap gas memperkuat pembinaan bola voli dengan menggeber kompetisi di berbagai jenjang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempertahankan Jawa Timur sebagai salah satu barometer bola voli nasional sekaligus memperbanyak lahirnya atlet muda potensial.
Ketua Umum Pengprov PBVSI Jatim, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., yang juga Kapolda Jawa Timur, memberikan dukungan penuh terhadap rangkaian program kompetisi tersebut.
Ketua Bidang Pertandingan Pengprov PBVSI Jatim, Sunyarno, mengatakan dukungan tersebut menjadi modal penting bagi penguatan pembinaan di Jawa Timur
” Bapak Kapolda sangat mendukung kegiatan bola voli di Jawa Timur. Kami juga terus berkomunikasi dan duduk bersama dengan berbagai pihak, termasuk sponsor, untuk mendukung pelaksanaan kejuaraan,” ujar Sunyarno di Surabaya.
Dalam waktu dekat, PBVSI Jatim akan menggelar kompetisi antarpelajar tingkat SLTA yang dibagi dalam dua wilayah. Wilayah barat berlangsung di Madiun pada 17–24 September, sedangkan wilayah timur digelar di Surabaya pada 30 September–9 Oktober.
Kompetisi wilayah barat melibatkan 18 kabupaten/kota, sementara wilayah timur diikuti 20 kabupaten/kota. Dari masing-masing wilayah akan disaring 16 tim putra dan 16 tim putri.
” Ini bagian dari pembinaan. Kami ingin memberikan ruang kepada pemain-pemain muda untuk bertanding, menunjukkan kemampuan, sekaligus mencari talenta yang nantinya bisa berkembang ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Sunyarno.
Agenda berlanjut dengan Liga Voli Mahasiswa pada 14–18 Oktober di GOR Gelanggang Mahasiswa Indonesia. Kompetisi ini melibatkan enam tim putra dan enam tim putri dari perguruan tinggi di Jawa Timur.
Setelah itu, Kejuaraan Bola Voli U-19 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Jombang pada 22–29 Oktober. Persiapan venue telah dilakukan melalui survei dan koordinasi dengan pihak terkait.
Memasuki November, PBVSI Jatim menggelar Popda dengan dua nomor, yakni voli pantai pada 2–5 November di Kenjeran, Surabaya, dan voli indoor pada 6–11 November di Kabupaten Ngawi.
Jatim juga bersiap menjadi tuan rumah Kejurnas Bola Voli U-19 di Kabupaten Gresik pada 22–29 November. Persiapan dilakukan bersama Pengurus Pusat PBVSI dan pemerintah daerah setempat.
” Agenda kami cukup padat karena pembinaan memang harus berkelanjutan. Bukan hanya mencari juara, tetapi bagaimana kompetisi ini bisa melahirkan pemain-pemain yang siap bersaing di tingkat nasional,” tegas Sunyarno.
Selanjutnya, PBVSI Jatim akan menggelar kompetisi Divisi II. Sementara kompetisi Divisi I dan Divisi Utama direncanakan berlangsung pada awal 2027.
Sunyarno menegaskan, rangkaian kompetisi tersebut merupakan bagian dari komitmen PBVSI Jatim membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas kompetisi, sekaligus menjaring talenta-talenta potensial.
” Harapannya, Jawa Timur tetap menjadi barometer bola voli sekaligus daerah yang mampu melahirkan bibit-bibit pemain berprestasi,” pungkasnya.











