HeadlineJatimNasional

Bendera Merah Putih Berkibar, Duka Mendalam Menyelimuti NTT

×

Bendera Merah Putih Berkibar, Duka Mendalam Menyelimuti NTT

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan melakukan penyisiran untuk mencari korban yang berada direruntuhan bangungan di Maumere / Foto : Istimewa.

KaMedia – Di tengah momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah dan petugas gabungan terus berjibaku menangani dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung, sementara pencarian, pertolongan, pelayanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan warga terdampak terus dipercepat.

Data sementara hingga Senin (17/8) pukul 10.00 WITA mencatat 53 orang meninggal dunia. Korban tersebar di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 1 orang, dan Ende 2 orang.

Selain korban meninggal dunia, 137 orang mengalami luka-luka dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat maupun fasilitas kesehatan darurat.

Dampak gempa juga terlihat pada kerusakan bangunan. Hingga pendataan sementara, tercatat 154 rumah rusak berat, 49 rumah rusak sedang, dan 38 rumah rusak ringan. Kerusakan turut terjadi pada fasilitas pendidikan, tempat ibadah, kantor pemerintahan, serta sejumlah fasilitas umum lainnya.

Di sisi lain, proses pendataan pengungsi masih terus dilakukan. Sebanyak 5.488 jiwa tercatat mengungsi secara terpusat, sementara 171 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri.

Aktivitas kegempaan juga masih berlangsung. Tercatat 995 gempa susulan, dengan 46 gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat. Kondisi ini membuat kewaspadaan dan kesiapsiagaan di wilayah terdampak tetap menjadi prioritas.

Merespons situasi tersebut, Kepala BNPB bersama jajaran kementerian dan lembaga terkait telah tiba di lokasi terdampak. Kehadiran pemerintah diarahkan untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Pencarian dan pertolongan korban menjadi prioritas utama. Namun, kebutuhan dasar warga yang mengungsi juga terus dipenuhi. Bantuan logistik dikirim melalui jalur darat dan udara. Bantuan dari pemerintah pusat telah tiba di Maumere dan Labuan Bajo pada Minggu (16/8), dengan total 4.925 paket bantuan yang telah disalurkan.

Di tengah peringatan HUT Kemerdekaan RI, semangat kebangsaan diuji bukan hanya lewat upacara dan perayaan, tetapi melalui kesigapan menyelamatkan warga, kepedulian terhadap korban, dan kerja bersama untuk memulihkan daerah terdampak.

Kemerdekaan harus hadir dalam bentuk nyata, negara tidak boleh absen ketika rakyat menghadapi bencana. Di NTT, kerja kemanusiaan terus bergerak mencari, menolong, merawat, memenuhi kebutuhan, dan memastikan masyarakat terdampak dapat kembali bangkit.