HeadlineNasional

Duka Mendalam Untuk Nahdlatul Ulama: Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid Berpulang ke Rahmatullah

×

Duka Mendalam Untuk Nahdlatul Ulama: Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid Berpulang ke Rahmatullah

Sebarkan artikel ini
Tokoh panutan dan salah satu srikandi terbaik NU, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid, telah berpulang ke rahmatullah pada Ahad malam (4/10/) / Foto : Muslimat NU

KaMedia – Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.

​Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama. Tokoh panutan dan salah satu srikandi terbaik NU, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid, telah berpulang ke rahmatullah pada Ahad malam (4/10/2026) pukul 22.30 WIB di Kalibata, Jakarta. Berita kepulangan beliau dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga kepada media.

​Lahir di Jombang pada 12 Maret 1944, almarhumah merupakan putri pertama dari pasangan ulama kharismatik, KH Abdul Wahab Chasbullah dan Nyai Sa‘diyah. Jejak perjuangan sang ayah, pahlawan nasional sekaligus pendiri NU menitis kuat dalam seluruh hela napas pengabdian Nyai Machfudhoh sepanjang hidupnya.

Perjalanan khidmah beliau dimulai sejak usia muda melalui Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Dedikasi tersebut terus membesar seiring berjalannya waktu. Setelah mengarungi bahtera rumah tangga bersama KH Aly Ubaid pada tahun 1962 dan menetap di Tebet, Jakarta, semangat beliau dalam membina umat tidak pernah surut.

​Jejak kepemimpinannya mengakar kuat di berbagai level organisasi:

​Di Fatayat NU, mengawali kiprah sebagai Ketua PW Fatayat NU DKI Jakarta, hingga dipercaya menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU periode 1979–1989.

​Muslimat NU, berkhidmah sebagai pengurus harian PP Muslimat NU selama beberapa periode hingga menjadi Penasehat. Beliau juga menggagas sekaligus memimpin Himpunan Daiyah dan Majelis Taklim (HIDMAT) Muslimat NU Pusat selama tiga periode berturut-turut.

Di PBNU, mengemban amanah sebagai A‘wan PBNU (2015–2021) sebelum akhirnya diangkat menjadi Mustasyar PBNU (2021–2026).

​Tak hanya aktif di ranah organisasi nasional, sentuhan keibuan beliau dirasakan langsung oleh ribuan santri. Sejak tahun 1994, beliau turut mengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Dengan penuh ketelatenan, beliau mencurahkan perhatian pada kepengurusan pesantren, kurikulum pengajian, hingga pembinaan karakter para santri.

​Kini, sosok yang teduh dan penuh pengabdian itu telah menyelesaikan perjalanan dunianya. Menurut rencana, almarhumah akan diantarkan ke peraduan terakhirnya dan dimakamkan di kompleks pemakaman Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada hari ini, Senin (5/10/2026).

Semoga almarhumah Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala kekhilafannya, dan mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT. Laha al-Fatihah

Headline

KaMedia – KH Abdul Hakim Mahfudz atau akrab disapa Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031. Ia terpilih dalam Muktamar ke-35 NU…