KaMedia – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali membuktikan taringnya di panggung nasional. Anak usaha BUMN pengelola terminal peti kemas semi-otomatis pertama di Indonesia ini sukses membawa pulang penghargaan bergengsi 8th Indonesia TOP Digital PR Award 2026 untuk kategori Anak Perusahaan BUMN.
Dalam ajang yang diinisiasi oleh Info Ekonomi dan Tras n Co Indonesia pada 30 Juni 2026 lalu, TTL berhasil mencetak skor impresif 87,46 poin—jauh melampaui standar minimal kelulusan yang ditetapkan panitia.
Penghargaan ini bukan apresiasi kaleng-kaleng. Di tengah gempuran teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), TTL dinilai mampu menjinakkan tantangan digital menjadi peluang emas untuk membangun citra positif dan menjaga reputasi korporat.
CEO Info Ekonomi, Arief Munajad, SE, MM, menekankan bahwa lanskap komunikasi digital hari ini menuntut adaptasi yang super cepat.
”Perkembangan teknologi, AI, serta perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru. Kemampuan menghadirkan komunikasi yang relevan, transparan, dan berdampak menjadi kunci menjaga keberlanjutan reputasi perusahaan,” ungkap Arief.
Keberhasilan TTL meraih skor tinggi ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan riset digital ketat yang dilakukan sepanjang Februari hingga April 2026, TTL terbukti menguasai tiga parameter utama penilaian:
Digital Media Aspect (40%)
Digital Sentiment Aspect (40%)
Digital Awareness Aspect (20%)
Hebatnya lagi, TTL berhasil memenuhi syarat super ketat, yakni mendominasi minimal 80% pemberitaan positif di lima halaman pertama mesin pencari (Google). Ini membuktikan bahwa ruang digital TTL bersih dari sentimen negatif dan dipenuhi oleh rekam jejak prestasi.
Merespons pencapaian ini, Sekretaris Perusahaan PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah buah dari kerja keras tim yang solid dan komitmen perusahaan untuk selalu transparan.
”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan komunikasi yang informatif. Reputasi perusahaan merupakan aset strategis yang harus dijaga melalui komunikasi yang konsisten, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutur Syaiful.
Sebagai operator terminal modern, TTL secara agresif memanfaatkan berbagai platform digital untuk mengabarkan:
Kinerja operasional dan inovasi kepelabuhanan.
Langkah transformasi digital yang berkelanjutan.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak nyata.
Dengan diraihnya penghargaan ini, PT Terminal Teluk Lamong kian mengukuhkan posisinya bukan hanya sebagai pemain utama dalam industri logistik dan kepelabuhanan modern, melainkan juga sebagai role model dalam komunikasi korporat di era digital. Langkah adaptif ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi teknologi yang diimbangi dengan strategi komunikasi yang cerdas mampu meningkatkan kepercayaan publik serta mendongkrak nilai perusahaan ke level tertinggi.











