EkonomiHeadlineJatim

519 Keluarga di Madiun Kini Nikmati Listrik Mandiri, PLN Percepat Pemerataan Energi lewat Program BPBL

×

519 Keluarga di Madiun Kini Nikmati Listrik Mandiri, PLN Percepat Pemerataan Energi lewat Program BPBL

Sebarkan artikel ini

KaMedia – PLN UID Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan listrik hingga pelosok masyarakat. Melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM, sebanyak 519 keluarga di Kabupaten Madiun kini bisa menikmati sambungan listrik mandiri yang aman dan layak.

Peresmian Program BPBL DWP Kementerian ESDM tersebut digelar di Pendopo Graha Muda Madiun, Kamis (7/5/2026), dan dihadiri Ketua Bidang IV Seruni Kabinet Merah Putih Sri Suparni Bahlil, Bupati Hari Wuryanto, serta jajaran PLN⁠.

Program BPBL menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memastikan masyarakat prasejahtera mendapatkan akses listrik secara mandiri. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sambungan listrik baru berdaya 900 VA, tetapi juga instalasi rumah lengkap, Sertifikat Laik Operasi (SLO), hingga token listrik perdana senilai Rp100 ribu.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyebut program ini sebagai berkah besar bagi masyarakat. Menurutnya, listrik bukan lagi sekadar kebutuhan penerangan, melainkan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

“Listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga mendukung pendidikan anak-anak, aktivitas keluarga, hingga kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Suparni Bahlil berharap bantuan tersebut mampu menjadi pemantik perubahan ekonomi keluarga penerima manfaat. Ia mengajak masyarakat menggunakan listrik secara hemat sekaligus produktif.

“Dengan listrik yang menyala secara mandiri dan layak, rumah menjadi lebih terang, aktivitas keluarga lebih nyaman, dan masyarakat memiliki peluang lebih besar meningkatkan kesejahteraannya,” katanya.

PLN mencatat realisasi Program BPBL di Jawa Timur terus mengalami lonjakan signifikan. Pada 2023, program ini menjangkau 20.250 rumah tangga. Angka itu meningkat menjadi 26.811 rumah tangga pada 2024, lalu melonjak tajam menjadi 40.910 rumah tangga di 2025. Tahun 2026, target penerima manfaat di Jawa Timur mencapai 44.500 rumah tangga.

Khusus di Kabupaten Madiun, Kecamatan Balerejo menjadi wilayah dengan penerima manfaat terbanyak, yakni 260 keluarga.

General Manager PLN UID Jawa Timur⁠ menegaskan bahwa listrik adalah pintu pembuka kesempatan hidup yang lebih baik bagi masyarakat.

“Kami percaya listrik bukan sekadar penerangan, tetapi pembuka kesempatan hidup. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, keluarga lebih aman, dan pelaku usaha kecil dapat meningkatkan produktivitasnya,” ujarnya.

Melalui sinergi pemerintah, PLN, dan berbagai pemangku kepentingan, Program BPBL diharapkan terus mempercepat pemerataan akses listrik sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.