KaMedia – Deru prestasi tinju Surabaya kembali dipanaskan. Di bawah kepemimpinan Ferlix Prasetya SH, CCPS, Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Surabaya periode 2026–2030 datang dengan satu tekad kuat, membangun atlet dari akar rumput dan mengantarkan mereka naik ring prestasi tertinggi di Jawa Timur.
Langkah awal langsung diambil. Jajaran pengurus Pertina Surabaya melakukan audiensi dengan Ketua Umum KONI Surabaya Arderio Hukom SH, MKn, Selasa (3/2/2026). Pertemuan itu menjadi titik start penyusunan peta jalan pembinaan atlet tinju menuju Porprov Jawa Timur 2027.
Bagi Ferlix, prestasi tidak lahir secara instan. Ia percaya, petinju hebat ditempa dari pembinaan yang konsisten, terstruktur, dan menyentuh langsung kebutuhan atlet.
“Target kami jelas, prestasi terbaik. Tapi fondasinya harus kuat, dimulai dari pembinaan atlet sejak usia dini hingga siap bertanding di level provinsi dan nasional,” ujar Ferlix.
Untuk itu, Pertina Surabaya menyiapkan program pembinaan berlapis. Mulai dari latihan rutin, kejuaraan berjenjang, hingga penguatan mental bertanding atlet. Bahkan, Pertina menatap jauh ke depan dengan mendorong olahraga tinju masuk ke lingkungan sekolah, dari tingkat dasar hingga menengah.
Langkah ini diyakini akan memperluas basis atlet sekaligus menjaring bibit potensial sejak usia dini. Pertina Surabaya pun berencana menggandeng Dinas Pendidikan dan pemerintah kota agar pembinaan atlet tidak hanya terpusat di sasana, tetapi juga tumbuh di sekolah-sekolah.
Tak berhenti di situ, inovasi pembinaan turut disiapkan melalui konsep ring berjalan. Sebuah truk khusus yang dilengkapi ring tinju akan disiapkan untuk menjangkau berbagai wilayah Surabaya.
“Dengan ring berjalan, atlet tidak perlu selalu datang ke sasana. Kami yang mendatangi mereka. Pembinaan bisa hidup di kampung-kampung, di ruang publik, di mana saja,” jelas Ferlix.
Bagi para atlet, program ini membuka ruang latihan yang lebih luas sekaligus mendekatkan tinju dengan masyarakat. Tinju tidak lagi eksklusif, tetapi hadir sebagai olahraga prestasi yang membumi.
Komitmen pembinaan ini mendapat respons positif dari KONI Surabaya. Arderio Hukom menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan penuh demi sukses prestasi atlet, khususnya menghadapi Porprov Jawa Timur 2027 yang menjadi target besar Surabaya.
“Prestasi lahir dari persiapan yang matang. KONI Surabaya siap mendukung cabang olahraga yang serius membina atletnya, termasuk Pertina,” tegas Arderio.
Sebagai penanda dimulainya era baru pembinaan tinju Surabaya, Pengkot Pertina Surabaya dijadwalkan dilantik pada Jumat (6/2/2026) di Fairway Nine Mall Surabaya Barat. Pelantikan akan dilakukan langsung oleh Ketua Pengprov Pertina Jawa Timur, H. Rahmat Muhajirin SH, MH.
Bagi Pertina Surabaya, pelantikan bukanlah garis akhir, melainkan bel pembuka. Di balik sarung tinju dan ring latihan, harapan besar tengah dirajut: melahirkan petinju-petinju tangguh yang siap mengharumkan nama Surabaya di Porprov 2027 dan panggung yang lebih tinggi.











