HeadlineSurabaya

Teror Ular Phyton Hantui Warga Bubutan Surabaya

×

Teror Ular Phyton Hantui Warga Bubutan Surabaya

Sebarkan artikel ini
Warga Kampung Jepara berhasil menangkap seekor ular phyton yang berukuran besar dan bersembunyi dirumah warga / Foto : Ist

KaMedia – Ketenangan warga Kampung Jepara, Bubutan, Surabaya terusik, imbas teror ular sanca kembang atau phyton yang menyerang warga. Diduga ular ular besar ini muncul dari sungai di Jalan Purwodadi utara.

Jumlahnya membuat bulu kuduk berdiri. Ada delapan ekor ular phyton yang telah ditangkap warga dalam tiga bulan terakhir. Termasuk satu ekor yang berukuran cukup besar sekitar 3m dan sempat memangsa ayam warga setempat.

Warga menuturkan bahwa ular – ular tersebut muncul seiring dengan datangnya musim hujan. Kusmanto ( 50 th ) salah satu warga Jepara menuturkan bahwa lebih dari 8 ekor ular telah muncul dikawasan tersebut. Dan 8 ekor diantaranya berhasil ditangkap, sayangnya 4 ekor lepas dan menghantui warga.

” Pada awalnya satu ekor ular phyton yang diliat warga. Tapi kok sekarang tambah banyak. Ada yang kecil dan besar. Total ada 8 ular ” ujar Kusmanto, Senin ( 17/2/2025)

Terbaru kemunculan ular tersebut pada hari Minggu (9/2/2025 ). Menurut Kusmanto, ular tersebut sempat menyerang warga yang akan menangkapnya dengan mengigit.

Sejauh ini warga belum mengetahui secara pasti asal usul. ular tersebut dengan jumlah yang cukup. banyak. Warga menduga secara keseluruhan jumlahnya lebih dari 8. Bahkan warga banyak yang melihat ular – ular tersebut berkeliaran dan masuk gorong – gorong.

Kusmanto kembali menyampaikan bahwa ada dugaan ular – ular tersebut semula bersembunyi diarea enceng gondok yang ada di Sungai Purwodadi Utara dan menjadi habitatnya. Ketika dibersihkan mereka terusik dan menyerang ke pemukiman warga sekitar sungai.

“‘Ular-ular itu muncul setelah pembersihan eceng gondok di sungai. Hal itu membuat habitat ular terganggu, sehingga mereka mencari tempat baru di sekitar pemukiman ” kata Kusmanto.

Saat ini warga banyak yang takut jika keluar malam, karena ular phyton yang berukuran besar sering berkeliaran di malam hari dan bersembunyi diplengsengan sungai yang dekat dengan pemukiman. Warga berharap Pemkot Surabaya bisa menurunkan timnya dan melakukan pembersihan ular phyton tersebut.

Sementara itu Lurah Jepara, Rinto, membenarkan kejadian ini dan mengimbau warga agar tidak menangkap ular secara mandiri.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Surabaya. Petugas yang lebih terlatih akan membantu menangkap dan mencari sarang ular,” pungkas Rinto

Headline

KaMedia – Pemerintah Kota Surabaya resmi mengeluarkan kebijakan tegas untuk membendung lonjakan urbanisasi pasca-Lebaran 2026. Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 400.12.2/7333/436.7.11/2026 yang diteken Sekretaris Daerah Lilik Arijanto pada 25 Maret…