EkonomiJatimPemerintahan

Wagub Emil Beri Perhatian Khusus Terhadap Perkembangan Koperasi Merah Putih Di Jatim

×

Wagub Emil Beri Perhatian Khusus Terhadap Perkembangan Koperasi Merah Putih Di Jatim

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak / Foto : Wawan.

KaMedia -Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Kepala Dinas Koperasi dan UMK Jawa Timur Endy Alim Nusa mengapresiasi kinerja Kabupaten Lamongan atas progres dalam realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Apresiasi itu disampaikan pada acara Kick Off Pelatihan Pendamping KDMP se-Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Asrama Haji Surabaya, Senin (31/10).

“Lamongan menjadi salah satu daerah dengan progres KDMP paling signifikan di Jawa Timur. Kami apresiasi keseriusan pemerintah kabupaten dalam menggerakkan ekonomi berbasis desa,” puji Emil Dardak di hadapan para peserta kegiatan yang hadir.

Pasalnya, seperti disampaikan
Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara yang dalam acara ini hadir mewakili Pemkab Lamongan, saat ini sudah ada 96 KDMP yang beroperasi di Lamongan.

Menurut dia, jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di Jawa Timur. Sedang 39 KDMP lainnya masih dalam proses pembangunan.

“Kabupaten Lamongan mendapatkan apresiasi dari Pak Wagub terkait progres KDMP. Sebab, progres KDMP Lamongan menjadi paling unggul di Jawa Timur, mulai dari jumlah yang sudah beroperasi, progres pembangunan, dan lainnya,” jelas Dirham Akbar Aksara.

Dia menjelaskan bahwa saat ini seluruh KDMP di Kabupaten Lamongan sebanyak 474 KDMP sudah terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes). Dari jumlah tersebut, 155 KDMP telah melakukan input lokasi pembangunan gerai.

Menurut Mas Dirham, panggilan akrabnya, apresiasi yang diberikan Wagub Emil Dardak dan Kepala Dinas Koperasi dan UMK Endy Alim menjadi motivasi tersendiri bagi Pemkab Lamongan untuk terus memperkuat kinerja KDMP di tingkat desa.

“Pemkab Lamongan terus berkomitmen menghadirkan fungsi KDMP seperti yang dimaksud Pak Presiden Prabowo, yakni menguatkan kemandirian desa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan kinerja KDMP, lanjut Mas Dirham, sebanyak 48 pendamping akan dikerahkan. “Jumlah tersebut terdiri dari 8 koordinator pendamping yang bertugas mendampingi 12 KDMP,” terangnya.

“Para pendamping memiliki kontrak kerja per tiga bulan, dan gaji bulan Oktober 2025 akan dicairkan pada minggu kedua November 2025,” tandasnya.