KaMedia – Jawa Timur selama ini dikenal sebagai tempat lahirnya musisi tanah air yang legendaris. Sebut saja nama Ari Kusmiran, Ita Purnamasari, Leo Kristi hingga Gombloh, mereka adalah para musisi yang namanya tak lekang oleh waktu.
Perjalanan karier mereka juga tak lepas dari arena festival. Sayangnyq dalam beberapa tahun terakhir panggung festival bernyanyi di Jawa Timur lenyap. Kondisi ini makin parah seiring covid melanda.
Seiring berjalannya waktu, keinginan untuk menghadirkan kembali panggung festival musik tumbuh dan mulai mendapatkan angin.
Adalah Martanti Sunardewi bersama komunitas menyanyi yang berasal dari Kediri. Mereka ingin menggeliatkan kembali panggung festival menyanyi tingkat Jawa Timur. Gayungpun bersambut dari Pemprov Jatim..
” Karena kita berasal dari Kediri, agenda ini akan kita gelar disana Namun setelah bertemu Pj Gubernur Jatim disarankan di Surabaya karena tingkatnya Jawa Timur ” urai Mba Tanti panggilan akrab Martanti Sunardewi.
Meski tertatih – tatih Martanti Sunardewi dan komunitasnya tetap semangat menggelar festival yang bertajuk ” Lomba Pop Singer Se Jawa Timur 2025 “. Kerikil sempat mereka temui takkala harus tertunda dari bulan Desember ke Januari. Namun tak ada kata menyerah, semangat membara untuk mewujudkan festival tersebut terlaksana tetap dipegang Martanti Sunardewi.
” Kita start itu bulan Oktober dan rencana awal lomba digelar bulan Desember. Tapi karena berhimpitan dengan pilkada, maka disarankan untuk mundur Januari. Dan alhamdulilah bisa mencapai titik itu. Insyallah akan kita gelar mulai tanggal 17 sd 19 Januari ” papar Martanti Sunardewi
Tak sia sia kerja Martanti Sunardewi selaku ketua panitia. Animo masyarakat sangat tinggi. Lebih dari 200 peserta dari berbagai kota di Jawa Timur telah mendaftar untuk mengadu suara mereka. Tingginya animo masyarakat tersebut menjadi bukti nyata bahwa ada kerinduan para musisi dan penyanyi di Jawa Timur untuk berkompetisi di panggung hiburan.
” Vakumnya festival menyanyi yang sangat lama membuat mereka rindu dan ketika ada momentum tersebut mereka sangat antusias mengikuti ” tambah Martanti.
Lomba Pop Singer Se Jawa Timur 2025 akan digelar di Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya, memperebutkan total hadiah sebesar 102 juta rupiah. Lomba ini terbagi dalam 2 kategori usia yaitu usia 20 th hingga 40 th dan usia 40 th ke atas. Nantinya lagu yang dibawakan adalah lagu kenangan yang hit seperti lagu ciptaan Eros Djarot Merpati Putih.
” Kita pilih tembang kenangan agar generasi sekarang juga mengenal lagu yang sangat melegenda dan mereka bisa menyukainya. Selain itu juga mengapresiasi karya seniman kita ” tutur Martanti.
Sementara itu, Harun Al Rasyid penanggungjawab lomba menyatakan bahwa kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk memberikan hiburan bagi mereka yang sudah usia lanjut. Dijelaskan oleh Harun Al Rashid olah vokal tidak berbeda dengan olah raga karena bisa membuat orang bahagia dan berujung sehat.
” Ya ini tidak hanya lomba tapi juga memberikan kebahagian bagi mereka dan tentunya akan membuat sehat karena bahagia ” paparnya.
Kegiatan tersebut tak akan berhenti ditingkat Jawa Timur. Rencananya gelaran serupa akan ditingkatkan menjari lomba tingkat nasional dan tetap digelar di Surabaya.
” Insyallah lomba ini akan kita tingkatnya menjadi nasional yang rencananya kita gelar bulan Juli mendatang ” jelas Harun Al Rashid.
Lomba Pop Singer Se Jawa Timur secara khusus akan menghadirkan Eros Djarot, Emil Elistianto Dardak Wagub Jatim terpilih yang juga musisi serta tokoh tokoh seniman Surabaya.
” Mohon doanya semoga acara berlangsung sukses dan bermanfaat bagi masyarakat ” pungkas Harun Al Rashid.










