HeadlineSurabaya

Kapal Bocor di Laut Masalembo, Gerak Cepat SAR Surabaya Selamatkan 18 ABK

×

Kapal Bocor di Laut Masalembo, Gerak Cepat SAR Surabaya Selamatkan 18 ABK

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Ketika Laut Masalembo menjadi ancaman dan kapal mulai kehilangan daya tahan, negara hadir lewat kecepatan dan ketegasan operasi SAR. Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama unsur SAR gabungan bergerak cepat merespons kebocoran yang dialami KM Puji Manunggal Sejati, hingga seluruh 18 awak kapal berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Laporan darurat diterima Kantor SAR Kelas A Surabaya pada Selasa (20/1/2026) pukul 14.40 WIB dari nahkoda kapal, Aji Susetyo. Ia melaporkan kebocoran pada lambung kapal saat berlayar di perairan Masalembo menuju Juwana, Pati, Jawa Tengah, sekitar pukul 12.45 WIB. Total terdapat 18 orang di atas kapal (POB).

Tanpa menunggu situasi memburuk, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC) langsung mengambil kendali operasi. Pada pukul 15.50 WIB, KN SAR 249 Permadi dikerahkan menuju lokasi kejadian, membawa satu Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR sebagai On Scene Coordinator (OSC), tiga rescuer, serta 11 ABK.

” Kita kirim KN SAR 249 Permadi ke lokasi kejadian. Karena perjalanan jauh, kita juga lakukan koordinasi dengan kapal-kapal yang melintas disekitar kapal yang bocor tersebut ” ujar Nanang.

Kapal SAR bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak dengan jarak tempuh sekitar 136 mil laut dan estimasi pelayaran 13 jam, dengan perkiraan tiba di lokasi pada Rabu (21/1/2026) pukul 03.50 WIB.

Operasi SAR dilakukan dengan perhitungan matang. Berdasarkan data BMKG Maritim, kondisi cuaca di lokasi menunjukkan angin barat berkecepatan 18 knot, tinggi gelombang 1,2 meter, dan arus laut bergerak ke arah tenggara, tantangan nyata yang mempertegas urgensi operasi.

Tak hanya mengerahkan armada, Basarnas Surabaya mengaktifkan koordinasi lintas instansi secara simultan. Sejumlah unsur maritim dilibatkan, mulai dari KSOP Utama Tanjung Perak, KPLP Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Surabaya, UPP Masalembo, UPP Bawean, KSOP Sumenep, hingga nelayan setempat. Informasi kejadian juga disiarkan ke kapal-kapal yang melintas di sekitar Masalembo agar turut siaga memberi pertolongan.

Langkah cepat dan koordinasi rapat itu membuahkan hasil nyata. Pada pukul 17.25 WIB, Kantor SAR Kelas A Surabaya menerima laporan dari SROP Masalembo bahwa KM Egon, yang melintas di sekitar lokasi, berhasil melakukan evakuasi terhadap seluruh ABK KM Puji Manunggal Sejati.

Sekitar pukul 17.57 WIB, seluruh 18 ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan langsung dibawa menuju Surabaya. Tidak ada korban jiwa. Tidak ada keterlambatan yang berujung petaka.

Dengan misi penyelamatan tuntas, KN SAR 249 Permadi yang saat itu berada di perairan Karang Jamuang diperintahkan kembali ke pangkalan di Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak untuk bersiaga menyambut kedatangan para ABK.

Operasi ini menjadi bukti nyata bahwa kecepatan respons, kepemimpinan yang tegas, dan koordinasi lintas instansi adalah kunci utama dalam menyelamatkan nyawa di laut. Ditengah ancaman gelombang dan kebocoran, 18 nyawa kembali ke darat berkat kerja senyap para penjaga keselamatan laut.