KaMedia – Ditengah kesibukannya melakukan kampanye dan sosialisasi, KH Zahrul Azar Asumta atau Gus Hans selalu menyisipkan edukasi untuk generasi muda . Edukasi tersebut dilakukan Gus Hans dengan mengenaikan bangunna bersejarah atau ziarah ke makam tokoh besar dan berpengaruh dalam peradapan di Jawa Timur.
Ini juga dilakukan Gus Hans yang menjadi cawagub dr PDIP saat bersilarurahmi dengan ponpes yang ada di Ponorogo. Ditempat tersebut Gus Hans mendatangi sebuah rumah tua yang nilai sejarahnya sangat tinggi, yaitu rumah KH Muhammad Besari di kawasan Tegalsari Ponorogo.
KH Muhammad Besari atau dikenal dengan sebutan Kyai Ageng Tegalsari adalah tokoh syiar Islam generasi awal di tanah Jawa. Selain syiar, kyai besar asal Caruban Madiun tersebut juga membangun kultur budaya Jawa yang hidup sampai sekarang.
Gus Hans menyampaikan bahwa kehadirannya ke rumah peninggalan KH Muhammad Hasan Besari adalah upaya untuk menyampaikan pesan pada genersi sekarang bahwa Jawa Timur memiliki ulama besar yang perannya sangat luar biasa membangun peradapan hingga saat ini.
” Alhmdulilah ditempat Kyai Ageng Tegalsari ini saya bisa tabarukan. Semoga para dzuriyahnya juga bisa memelihara dan merawat bangunan ini yang dibangun pada abad ke 16 atau 17. Bangunan ini mempunyai nilai sejarah tinggi, karena dari sini lahir para tokoh besar Tanah Jawa seperti pujangga Ronggowarsito ” lanjut Gus Hans .
Sementara itu, dalam rangkain dialog dengan ponpes di Ponorogo, Gus Hans banyak menerima keluhan dari ponpes kecil yang banyak tersebar di Ponorogo. Selama ini ponpes tersebut jarang tersentuh bantuan pemerintah.
” Saya sampaikan bahwa banyak pondok di desa – desa yang belum tersentuh bantuan. Saya berharap pemerintah memberikan atensi untuk ini. Karena selama ini yang dibantu adalah pondok besar. Yang kecil belum ” pungkas pendamping Risma dalam Pilgub Jatim 2024.











