HeadlineJatimPemerintahan

Jember Juara Umum, Gelar Peralatan PB Jatim 2026 Resmi Ditutup di Pacitan

×

Jember Juara Umum, Gelar Peralatan PB Jatim 2026 Resmi Ditutup di Pacitan

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan beserta masyarakat yang telah memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta Gelar Peralatan Jatim 2026 / Foto : Humas BPBD Jatim.

KaMedia – Semarak Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana (PB) Jawa Timur 2026 di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, resmi berakhir, Kamis (23/7/2026) malam. Penutupan ditandai dengan malam puncak yang dimeriahkan pembagian penghargaan bagi para pemenang lomba serta penampilan musisi Roy Jeconiah Boomerang dan penyanyi asal Pacitan, Rina Aditama.

Dalam ajang yang mempertemukan BPBD kabupaten/kota se-Jawa Timur ini, BPBD Kabupaten Jember berhasil keluar sebagai juara umum setelah unggul dalam sejumlah kategori kompetisi ketangguhan. Trofi juara umum diterima langsung Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo.

Kabupaten Pacitan menerima penghargaan atas dedikasinya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Gelar Peralatan PB 2026. Penghargaan diserahkan Asisten Administrasi Umum Pemprov Jawa Timur, Heru Wahono Santoso, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan yang didampingi Kepala Pelaksana BPBD Pacitan.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan beserta masyarakat yang telah memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta.

Ia juga mengapresiasi semangat kolaborasi seluruh BPBD selama rangkaian kegiatan berlangsung. Menurutnya, sinergi yang telah terbangun tidak boleh berhenti setelah acara usai, tetapi harus terus diperkuat dalam setiap tahapan penanggulangan bencana.

” Kami berharap sinergi dan kolaborasi antar-daerah yang telah dibangun di sini tidak berhenti pada malam ini saja, tetapi terus berlanjut dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Gatot.

Mewakili Gubernur Jawa Timur, Asisten Admimitrasi Umum Pemprov Jatim, Heru Wahono Santoso menegaskan bahwa keberhasilan Gelar Peralatan PB tidak diukur dari kemeriahan penyelenggaraannya, melainkan dari peningkatan kapasitas, keterampilan, dan kolaborasi yang nantinya diterapkan di daerah masing-masing.

“Di balik setiap latihan ada kesiapan yang dibangun, di balik setiap simulasi ada keterampilan yang diasah, dan di balik setiap kolaborasi ada harapan masyarakat yang harus kita jawab,” kata Heru.

Heru mengingatkan bahwa potensi bencana di Jawa Timur terus berkembang. Karena itu, seluruh BPBD kabupaten/kota diminta terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui penguatan kompetensi personel, kesiapan peralatan, akurasi data dan informasi, sistem logistik yang andal, serta kolaborasi lintas daerah.

Ia berharap prestasi yang diraih para pemenang mampu melahirkan inovasi baru dalam penanggulangan bencana sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antardaerah demi melindungi masyarakat dari berbagai ancaman bencana.