KaMedia – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo kembali menghadapi sorotan. Hasil uji laboratorium terhadap sejumlah sampel makanan menemukan satu sampel ikan positif mengandung bakteri E. coli.
Temuan ini membuat Bupati Sidoarjo Subandi memerintahkan Dinas Kesehatan segera melakukan investigasi untuk mengungkap dari mana kontaminasi tersebut berasal.
Plt Sekretaris Daerah Sidoarjo, Mohammad Ainur Rahman, membenarkan adanya hasil pemeriksaan tersebut. Dari sejumlah sampel yang diuji, satu sampel dinyatakan positif E. coli, sementara sampel lainnya negatif.
Namun, Pemkab Sidoarjo masih menahan rincian hasil temuan karena dianggap sensitif.
” Hasil temuan itu bersifat sensitif, sehingga kami terlebih dahulu melapor ke Bupati,” kata Ainur saat dikonfirmasi di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (10/9).
Menurut Ainur, informasi yang dinilai sensitif harus mendapat izin Bupati sebelum disampaikan kepada publik.
” Jika ada yang meminta, diperkenankan untuk menyampaikan setelah ada izin dari pimpinan daerah,” ujarnya.
Di tengah temuan bakteri pada salah satu sampel makanan, Dinkes kini diminta membongkar kemungkinan sumber persoalan. Penelusuran diarahkan antara lain pada aspek sanitasi di wilayah tempat ditemukannya kasus.











