HeadlineJatim

Di Balik Semangat Idul Adha, PLN Hadirkan Harapan untuk Pendidikan Anak-anak Netra di Malang

×

Di Balik Semangat Idul Adha, PLN Hadirkan Harapan untuk Pendidikan Anak-anak Netra di Malang

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Suara tadarus Al-Qur’an terdengar pelan dari ruang belajar sederhana di Yayasan Hikmah Mata Hati, Jalan Cengger Ayam, Kota Malang. Di ruangan itu, anak-anak netra belajar mengenali huruf, memahami ayat, hingga membangun rasa percaya diri untuk menatap masa depan mereka.

Momentum Idul Adha tahun ini menjadi lebih bermakna ketika PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali melalui UPT Malang hadir membawa dukungan bagi pendidikan inklusif di yayasan tersebut. Bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga dukungan terhadap harapan dan kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus belajar dan berkembang.

Melalui program sosial itu, PLN UPT Malang membantu pengembangan sarana pembelajaran dan mendukung kegiatan pendidikan bagi para peserta didik netra binaan Yayasan Hikmah Mata Hati.

Bagi yayasan tersebut, pendidikan bukan hanya soal ruang kelas atau kurikulum. Pendidikan adalah tentang memahami kemampuan setiap anak dan mendampingi mereka dengan cara yang paling manusiawi.

Pendiri Yayasan Hikmah Mata Hati, Ibu Citra, mengatakan setiap anak memiliki kebutuhan belajar yang berbeda. Karena itu, yayasan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis asesmen kemampuan awal agar setiap peserta didik mendapatkan pendampingan sesuai kesiapan masing-masing.

“Kami percaya pendidikan harus dimulai dari memahami kebutuhan anak, bukan sekadar menempatkan mereka berdasarkan usia. Dengan pendampingan yang tepat, teman-teman netra dapat tumbuh lebih percaya diri dan siap menempuh perjalanan pendidikan mereka,” ujarnya.

Pendekatan itu membuat proses belajar terasa lebih hangat dan inklusif. Anak-anak tidak dipaksa mengikuti ritme yang sama, melainkan dibimbing sesuai kemampuan dasar yang mereka miliki.

Tak hanya pembelajaran tatap muka, Yayasan Hikmah Mata Hati juga terus berinovasi melalui Aplikasi Mata Hati, sebuah platform pembelajaran Al-Qur’an yang dilengkapi modul pembelajaran khusus bagi penyandang disabilitas netra. Yayasan juga mengembangkan website edukasi untuk memperluas informasi tentang pendidikan inklusif.

Manager PLN UPT Malang, Emmy Muflihatun Asana, mengatakan semangat Idul Adha menjadi pengingat penting tentang arti kepedulian sosial dan berbagi manfaat kepada sesama.

“Idul Adha mengajarkan bahwa berbagi bukan hanya tentang materi, tetapi juga menghadirkan harapan, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi sesama,” kata Emmy.

Menurutnya, dukungan PLN terhadap Yayasan Hikmah Mata Hati merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk mendukung akses pendidikan yang setara bagi anak-anak netra.

Sementara itu, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa PLN tidak hanya berfokus menjaga pasokan listrik tetap andal, tetapi juga ingin menghadirkan “energi kebaikan” bagi lingkungan sekitar.

“Momentum Idul Adha menjadi pengingat bahwa nilai kepedulian dan gotong royong harus terus dihidupkan, termasuk melalui dukungan terhadap pendidikan inklusif agar setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.

Di balik keterbatasan penglihatan, anak-anak di Yayasan Hikmah Mata Hati terus belajar mengejar mimpi mereka. Dan melalui dukungan seperti ini, semangat Idul Adha terasa bukan hanya tentang berkurban, tetapi juga tentang menghadirkan cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan.