KaMedia -;Gelombang dukungan terhadap M. Rafi Wibisono untuk maju sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Sidoarjo mulai menguat. Sejumlah cabang olahraga (cabor) terang-terangan menyatakan dukungannya kepada pengusaha muda tersebut untuk menakhodai KONI Sidoarjo ke depan.
Nama Rafi Wibisono kini tak lagi sekadar muncul sebagai kandidat. Dukungan dari para pengurus cabor mulai menjadi sinyal bahwa kehadiran figur muda di pucuk pimpinan KONI Sidoarjo semakin mendapat tempat.
Ketua Pengcab Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sidoarjo, Yusuf Satriyono, bahkan secara tegas menyatakan dukungannya.
“Saya sangat mendukung majunya Mas Rafi Wibisono,” tegas Yusuf, Senin (24 Agustus 2026).
Wasit catur internasional itu menilai regenerasi kepemimpinan merupakan kebutuhan penting bagi organisasi olahraga sebesar KONI Sidoarjo. Menurutnya, energi dan keberanian anak muda dapat menjadi motor perubahan untuk membawa olahraga Sidoarjo ke level yang lebih tinggi.
Yusuf mengaku melihat banyak potensi anak muda yang layak diberi kepercayaan untuk memimpin. Rafi Wibisono, menurut dia, bisa menjadi salah satu figur yang membuktikan bahwa usia muda bukan hambatan untuk memimpin organisasi olahraga.
“Yang muda yang berkarya. Yang tua mendukung untuk memberikan motivasi di tengah-tengah mereka,” ungkap Yusuf.
Pengalaman Yusuf dalam pembinaan atlet juga membuat pandangannya cukup kuat. Ia telah mengantarkan banyak anak asuhnya meraih medali emas dalam berbagai kejuaraan catur.
Karena itu, ia optimistis pergantian nakhoda di tubuh KONI Sidoarjo dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan sekaligus mendongkrak prestasi olahraga daerah.
Namun, dukungan saja tidak cukup. Yusuf mengingatkan ada tiga pekerjaan besar yang harus menjadi prioritas siapa pun yang nantinya memimpin KONI Sidoarjo.
Pertama, kaderisasi. Regenerasi atlet dan pengurus harus dibangun secara berkelanjutan. Kedua, pembinaan berjenjang, dengan sistem pelatihan dan pengembangan bakat yang terstruktur serta konsisten. Ketiga, apresiasi prestasi, yakni memberikan penghargaan yang layak kepada atlet yang telah mengharumkan nama Sidoarjo.
“Sangat penting memberikan penghargaan yang layak bagi para atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah,” terang Yusuf.
Jika tiga pilar tersebut benar-benar dijalankan, Yusuf meyakini gairah generasi muda untuk terjun ke dunia olahraga akan semakin besar. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga melihat olahraga sebagai ruang untuk membangun masa depan.
“Mudah-mudahan Mas Rafi Wibisono bisa mewujudkan impian para atlet Sidoarjo,” harapnya.
Dukungan serupa datang dari Ketua Cabor Biliar Sidoarjo, Wahyudi. Pria yang akrab disapa Mas Gepeng itu mengaku bangga jika Rafi benar-benar mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Sidoarjo.
Menurut Wahyudi, keberanian anak muda mengambil tanggung jawab memimpin organisasi olahraga patut diapresiasi.
“Saya sangat bangga kalau Rafi Wibisono mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Sidoarjo. Usianya masih muda, mau memimpin organisasi olahraga,” ujarnya.
Wahyudi pun menyimpan harapan besar terhadap masa depan olahraga Sidoarjo. Ia ingin KONI Sidoarjo kembali berjaya dan mampu berbicara banyak di ajang olahraga tingkat Jawa Timur.
” Semoga untuk persiapan Porprov Jatim ke-10 di Surabaya 2027 nanti, Sidoarjo mampu juara umum. Paling tidak runner up. Aamiin,” ungkap Mas Gepeng.
Jika arus dukungan terus mengalir, pertarungan menuju kursi orang nomor satu di KONI Sidoarjo dipastikan bakal semakin menarik untuk disimak.











