HeadlineOlahragaSidoarjo

PSIS Makin Buas, Deltras Jadi Korban! Mahesa Jenar Belum Tersentuh Jelang Musim Baru

×

PSIS Makin Buas, Deltras Jadi Korban! Mahesa Jenar Belum Tersentuh Jelang Musim Baru

Sebarkan artikel ini

KaMedia – PSIS Semarang kembali mengirim sinyal keras jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.

Mahesa Jenar menundukkan Deltras FC dengan skor 2-1 dalam laga latihan bersama di Gelora Delta Sidoarjo. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan unbeaten PSIS sepanjang rangkaian pramusim.

Bukan sekadar menang, PSIS menunjukkan bahwa mereka mulai menemukan bentuk permainan yang diinginkan pelatih Widodo C. Putro. Deltras dibuat kerepotan sejak menit awal dan harus menerima kenyataan tertinggal dua gol sebelum akhirnya hanya mampu memperkecil jarak menjelang pertandingan berakhir.

PSIS langsung menekan sejak peluit awal. Penguasaan bola dan pergerakan agresif Laskar Mahesa Jenar membuat lini belakang Deltras berada di bawah tekanan.

Widodo menurunkan Reky Rahayu di bawah mistar, sementara Komang Tri dipercaya menjadi kapten. Di lini belakang, Andy Setyo, Amirul dan Abduh Lestaluhu mendapat kesempatan mengawal pertahanan.

Sektor tengah hingga depan diisi Akbar Riansyah, Fitra Ridwan, Jonathan Bustos, Krisna Jhon, Miftahul Hamdi dan Deri Corfe.Komposisi tersebut terbukti cukup menggigit.

PSIS akhirnya membuka keran gol melalui Jonathan Bustos. Gelandang asal Argentina itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Kiper Deltras memang sempat menepis bola, tetapi arah si kulit bundar tetap mengarah ke gawang PSIS unggul.

Namun Mahesa Jenar belum puas. Tekanan terus dilancarkan hingga Deri Corfe menunjukkan kualitas individunya. Pemain tersebut melewati dua pemain bertahan Deltras melalui gerakan tipu sebelum menuntaskan peluang menjadi gol. 2-0 untuk PSIS.

Deltras pun dibuat tak berkutik sepanjang babak pertama. Memasuki babak kedua, Widodo melakukan rotasi besar. Hari Nur Yulianto, Jack Brown, Rafinha, Habil Akbar, Muammar Khadafi, Agus Nova, Sheva Bernadine, Rizky Darmawan, Syahrian Abimanyu, Lorensius Sabda dan Fabiano Beltrame mendapat kesempatan bermain.

Rotasi membuat ritme permainan PSIS berubah. Namun, keunggulan dua gol masih mampu dipertahankan hingga laga memasuki menit-menit akhir.

Deltras baru mendapatkan celah untuk mencetak gol melalui sontekan dari titik penalti menjelang pertandingan berakhir. Itu pun belum cukup. PSIS tetap berdiri tegak hingga peluit panjang berbunyi. Skor akhir 2-1 untuk Mahesa Jenar.

Kemenangan atas Deltras menjadi peringatan bagi calon lawan PSIS di musim 2026/2027: Mahesa Jenar sedang membangun momentum dan belum mau menyerah pada kekalahan.

Memang, ini baru laga pramusim. Tetapi rangkaian hasil positif jelas menjadi modal berharga bagi skuad Widodo C. Putro.

Kini pekerjaan rumahnya bukan sekadar mempertahankan tren kemenangan. PSIS harus memastikan performa agresif, kedalaman skuad, chemistry, dan ketajaman yang mulai terlihat di pramusim benar-benar terbawa ketika kompetisi resmi dimulai. Sebab, jika tren ini terus berlanjut, PSIS bukan cuma datang untuk meramaikan musim baru. Mahesa Jenar datang untuk mengganggu peta persaingan.