KaMedia – Apa yang terlintas di pikiran Anda saat mendengar kata BPBD? Sirene ambulans? Perahu karet? Atau evakuasi banjir? Mulai hari ini, buang jauh-jauh stigma kaku itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo bikin gebrakan di luar nalar yang siap membuat daerah lain gigit jari.
Mereka resmi meluncurkan Guardian English Club, sebuah komunitas belajar bahasa Inggris gratis tis tis, yang sengaja diciptakan untuk “memaksa” warga Sidoarjo keluar dari zona nyaman dan siap menghadapi tantangan global.
Siapa sangka, halaman parkir Kantor BPBD Sidoarjo yang biasanya tegang kini disulap menjadi space nongkrong paling produktif setiap Jumat malam. Di saat muda-mudi lain menghabiskan uang untuk sekadar kopi-kopi lucu, di sini ratusan pembelajar, pegiat, dan warga biasa justru berkumpul untuk adu kelancaran lidah berbicara bahasa internasional.
Hebatnya lagi, Anda tidak perlu merogoh kocek sepeser pun alias Free of Charge! BPBD Sidoarjo tampaknya benar-benar ingin membuktikan bahwa edukasi berkelas tidak harus mahal.
Dipandu oleh mentor profesional, guru bahasa Inggris berpengalaman, hingga personel BPBD yang diam-diam jago speaking, metode yang diterapkan dijamin anti-bosan. Lupakan teori tata bahasa (grammar) yang bikin pusing kepala; di sini Anda ditantang untuk langsung cuap-cuap (conversation), mendobrak rasa minder, dan mendongkrak rasa percaya diri sampai maksimal.
”Kami ingin BPBD tidak hanya hadir saat air sudah merendam rumah warga atau saat pohon tumbang. Kami ingin tempat ini jadi ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang pemberdayaan masyarakat,” tegas Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, dengan nada optimis.
Ini dia bagian paling provokatif dan unik yang tidak akan Anda temukan di kursus bahasa Inggris mana pun di Indonesia, dimana setiap pertemuan wajib diawali dengan edukasi kesiapsiagaan bencana!
Bayangkan, sebelum Anda belajar bagaimana cara memesan makanan di restoran London, Anda akan dipaksa paham dulu bagaimana cara menyelamatkan diri dari gempa atau banjir. BPBD Sidoarjo berhasil mengawinkan dua hal yang sekilas tidak nyambung literasi bahasa global dan literasi kebencanaan, menjadi satu paket kurikulum yang sangat seksi.
Lewat slogan kerennya, “Empowering Communication for Resilient Communities,” Guardian English Club punya misi besar. Mereka tidak cuma ingin mencetak warga Sidoarjo yang jago pamer bahasa asing, tapi melahirkan generasi tangguh yang tahu apa yang harus dilakukan saat kondisi darurat melanda.
Daripada malam Jumat Anda habis untuk scrolling media sosial tanpa arah, langsung saja datang ke halaman parkir BPBD Sidoarjo. Saatnya buktikan kalau warga Sidoarjo itu tidak cuma ramah, tapi juga cerdas, fasih berbahasa Inggris, dan siap siaga hadapi bencana!











