KaMedia – Barisan dokter muda, bidan, dan apoteker yang tergabung dalam Gerakan Nusantara Kesehatan Muda (NAKES MUDA), mendeklarasikan dukungan terhadap Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur, Nomor Urut Dua, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, di Surabaya, Selasa (12/11).
Mereka menyatakan siap memenangkan pasangan khofifah-emil sebagai gubernur jawa timur periode 2024-2029.
Atas dukungan ini, Khofifah mengucapkan terima kasih kepada para tenaga kesehatan muda.
“Selama kampanye sudah 33 pasar yang kami kunjungi. Di setiap kesempatan kami selalu menyediakan paket layanan kesehatan dan layanan pemeriksaan gratis untuk gula, kolestrol, bahkan yang terakhir juga pemeriksaan jantung,” ungkapnya.
“Bagaimanapun, kesehatan jasmani dan rohani penting untuk kehidupan bangsa, karena akal yang sehat terletak pada jiwa yang kuat, al aqlu salim fil jismi salim,” ujarnya mengingatkan.
Sementara itu, Ketua NAKES MUDA, Gilang Satrya Pratama, mengatakan perhatian Khofifah Indar Parawansa terhadap sektor kesehatan sangat tinggi.
“Salah satu program ibu (Khofifah) lima tahun kedepan ada program Jatim sehat. Mulai dari menggerakkan teman-teman tenaga kesehatan di daerah daerah dan langsung ke gras root kongkret,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, ribuan orang telah memanfaatkan tes kesehatan gratis di stand layanan mereka.
“Setiap kampanye Ibu, kita per-hari ini sudah 4000 manusia tersentuh tangan kita.” ujarnya.
“Ini juga akan menjadi perhatian untuk daerah Jawa timur lainnya k edepan. Nakes Muda akan lebih sering membuat layanan kesehatan gratis, di berbagai daerah di Jawa Timur sebagai wujud dan bentuk dukungan, serta sosialisasi untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak di Pilgub Jatim 2024,” katanya dalam kesempatan lain.
Pada kesempatan itu, Khofifah juga berjanji jika terpilih kembali menjadi gubernur Jatim, akan habis-habisan penyalahagunaan narkoba. “Karena zat terlarang ini perusak generasi bangsa,’ tegasnya.
Selain itu Khofifah juga akan memberikan perhatian lebih terhadap proses rehabilitasi narkoba termasuk tempat rehabilitasi di pondok pesantren.











