Surabaya

Mengintip Serunya Portground Vol. 1: Saat Ratusan Anak “Serbu” Pelabuhan Surabaya, Belajar Hidup Sehat Hingga Siaga Bencana

×

Mengintip Serunya Portground Vol. 1: Saat Ratusan Anak “Serbu” Pelabuhan Surabaya, Belajar Hidup Sehat Hingga Siaga Bencana

Sebarkan artikel ini
Ratusan anak tampak antusias melihat megahnya konsep industri maritim lewat gelaran Portground Vol. 1 / Foto : Humas TPS

KaMedia – Mengajak anak-anak belajar soal dunia pelabuhan tidak harus lewat buku tebal yang membosankan. Senin (6/7), suasana di PT Terminal Petikemas Surabaya mendadak riuh dan penuh tawa. Ratusan anak tampak antusias melihat megahnya konsep industri maritim lewat gelaran Portground Vol. 1.

​Acara yang diinisiasi oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) ini sukses menyulap area pelabuhan menjadi ruang bermain sekaligus belajar yang super seru. Tidak sendirian, Pelindo TPK juga menggandeng BNN Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya untuk membekali para peserta dengan paket edukasi komplit: mengenal pelabuhan, hidup sehat tanpa narkoba, dan tangguh bencana.

​Siapa sangka, edukasi tentang pelabuhan bisa memicu antusiasme yang begitu masif. Panitia awalnya hanya menyediakan kuota untuk 50 peserta. Namun luar biasanya, tercatat ada 555 anak dari jenjang SD (kelas 5-6) dan SMP (kelas 7-8) di berbagai kota di Jawa Timur yang mendaftar!

​Mereka yang terpilih tidak hanya duduk manis mendengarkan presentasi. Anak-anak ini diajak melihat langsung hilir mudik kontainer raksasa, proses bongkar muat kapal, hingga memahami bagaimana barang-barang yang mereka pakai sehari-hari bisa sampai ke rumah lewat jalur laut.

​“Pembentukan awareness sejak dini adalah investasi jangka panjang. Kami ingin menumbuhkan rasa ingin tahu mereka terhadap dunia kepelabuhanan dengan cara yang menyenangkan,” ujar Widyaswendra, Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas.

​Selain terpukau dengan raksasanya kapal-kapal logistik, para peserta juga mendapatkan dua bekal penting untuk masa depan mereka:

​1. Hidup Sehat dan “Bersinar” Bersama BNN

​Kepala BNN Kota Surabaya, Heru Prasetyo, hadir langsung membawakan program ANANDA BERSINAR (Anak Bersih Narkoba). Lewat pendekatan yang ringan, anak-anak diajak untuk berani menolak hal negatif dan menjaga pergaulan.

​Poin Utama: Membangun benteng diri sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus narkotika.

​2. Tangguh dan Anti-Panik Bersama BPBD

​Tim Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Surabaya yang dipimpin Nadya Sukma Batubara, memberikan tips praktis menghadapi situasi darurat. Anak-anak diajari langkah-langkah mitigasi bencana tanpa harus panik.

​Poin Utama: Keselamatan adalah basic skill yang wajib dimiliki setiap anak sejak dini.

​Raff Yehezkiel Hutapea, salah satu peserta dari SD Bunga Bangsa Surabaya, tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya saat melihat langsung pelabuhan dari dekat.

​“Saya senang bisa melihat pelabuhan dari dekat. Jadi tahu kalau terminal peti kemas itu besar sekali dan banyak barang dikirim lewat kapal!” seru Raff riang.

​Tak hanya anak-anak yang tersenyum lebar, para orang tua pun memberikan jempol untuk acara ini. Lysa Octaviani, salah satu orang tua peserta, menyebut Portground Vol. 1 sebagai alternatif liburan sekolah yang sangat produktif.

​”Anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar hal baru tentang pelabuhan, bahaya narkotika, dan keselamatan. Semoga kedepan kegiatan seperti ini terus ada,” harap Lysa.

​Melalui Portground Vol. 1, Pelindo TPK bersama BNN dan BPBD berhasil membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor bisa menciptakan ruang edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan pengalaman berkesan yang akan terus diingat oleh generasi masa depan Indonesia. Sampai jumpa di Portground Vol. 2!