HeadlinePolitikSurabaya

Heboh “Pocong Keliling”, DPRD Surabaya: Warga Kota Pahlawan Jangan Kalah Sama Hantu!

×

Heboh “Pocong Keliling”, DPRD Surabaya: Warga Kota Pahlawan Jangan Kalah Sama Hantu!

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo meminta masyarakat tak perlu panik berlebihan. Menurutnya, warga Surabaya dikenal pemberani dan tak gampang ciut hanya karena isu pocong keliling / Foto : Istimewa.

KaMedia – Isu teror pocong yang belakangan viral di media sosial rupanya ikut bikin warga deg-degan. Dari obrolan warung kopi sampai grup WhatsApp keluarga, sosok pocong mendadak jadi “seleb malam” yang ramai diperbincangkan warga.

Namun, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo meminta masyarakat tak perlu panik berlebihan. Menurutnya, warga Surabaya dikenal pemberani dan tak gampang ciut hanya karena isu pocong keliling.

“Kalau melihat khasnya warga Surabaya ya, ‘Suro’ itu wani, ‘Boyo’ itu bahaya. Jadi warga Surabaya saya rasa berani menghadapi bahaya,” kata Cahyo sambil menyinggung filosofi Kota Pahlawan, Selasa (26/5/2026).

Candaan soal “pocong patroli malam” memang ramai berseliweran di media sosial. Tapi di balik viralnya isu tersebut, Cahyo justru melihat ada sisi positif: warga kembali ingat pentingnya menjaga keamanan kampung.

Ia mengajak masyarakat menghidupkan lagi budaya siskamling, ronda malam, hingga saling menjaga antar tetangga. Menurutnya, jangan sampai warga lebih sering begadang scroll video pocong ketimbang ronda kampung.

“Intinya kita sama-sama menjaga Surabaya ini. Tingkatkan keamanan kampung masing-masing, saling rukun dengan warga dan tetangga agar bisa saling menjaga,” ujarnya.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya itu juga mengingatkan Pemerintah Kota Surabaya agar memperhatikan titik-titik gelap yang rawan memicu rasa takut warga. Sebab, kata dia, kadang yang bikin seram bukan pocongnya, tapi lampu jalan yang mati.

Ia meminta penambahan penerangan jalan umum (PJU) dan CCTV di kawasan rawan agar warga merasa lebih aman saat beraktivitas malam hari.

“Saya juga berpesan kepada Pemerintah Kota Surabaya agar titik-titik yang masih gelap atau remang-remang segera diperhatikan. Selain pengawasan Satpol PP, perlu tambahan PJU dan CCTV terutama di daerah rawan kejahatan,” jelasnya.

Cahyo pun mengimbau masyarakat agar tetap bijak menyikapi informasi viral di media sosial. Jangan sampai isu pocong malah membuat warga takut keluar rumah, padahal yang sebenarnya perlu diwaspadai justru tindak kriminal.

“Yang penting tetap waspada, jangan mudah percaya kabar yang belum jelas. Surabaya harus tetap aman dan warga jangan kalah sama pocong,” pungkasnya sambil tersenyum.