EkonomiGaya HidupJatim

Lapangan Bola Desa di Sidoarjo Naik Kelas, Disiapkan Jadi Magnet Wisata dan Penggerak UMKM

×

Lapangan Bola Desa di Sidoarjo Naik Kelas, Disiapkan Jadi Magnet Wisata dan Penggerak UMKM

Sebarkan artikel ini
Diiskusi pemanfaatan sarana olah raga di desa, bersama pengelola lapangan, DPRD, dan Forum Wartawan Sidoarjo / Foto : Fifin Jun

KaMedia – Sidoarjo mulai mengubah cara pandang terhadap lapangan sepakbola desa. Tak lagi sekadar tempat bermain, kini lapangan desa didorong menjadi pusat aktivitas ekonomi baru lewat konsep sport tourism alias wisata olahraga.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemkab Sidoarjo serius membangun branding lapangan sepakbola desa agar lebih dikenal luas dan mampu menarik pengunjung dari luar daerah. Kondisi lapangan yang semakin terawat, mulai dari kualitas rumput hingga fasilitas penerangan menjadi modal utama.

Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Eri Sudewo, menyebut potensi ini sangat besar jika dikemas dengan tepat.

“Dengan branding yang kuat, lapangan desa bisa menjadi wisata olahraga yang menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya dalam diskusi bersama pengelola lapangan, DPRD, dan Forum Wartawan Sidoarjo.

Tak hanya mengandalkan infrastruktur, pemanfaatan teknologi digital juga jadi kunci. Generasi muda didorong aktif mempromosikan potensi desa melalui media sosial dan platform digital agar daya tariknya semakin luas.

Dukungan juga datang dari DPRD Sidoarjo. Anggota Komisi B, H. Sullamul Hadi Nurmawan, menilai banyak lapangan desa di Sidoarjo sudah layak “naik panggung”.

Menurutnya, jika dihidupkan dengan turnamen rutin dan berbagai event olahraga, lapangan desa bisa berubah menjadi pusat keramaian baru.

“Kalau kegiatan terus berjalan, dampaknya langsung terasa. UMKM bisa tumbuh, masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya,” katanya.

Fenomena ini bahkan mulai terlihat. Sejumlah lapangan desa kini dilirik klub dan komunitas dari luar daerah untuk latihan maupun pertandingan. Artinya, daya tariknya sudah melampaui batas lokal.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemuda, lapangan sepakbola desa di Sidoarjo perlahan bertransformasi dari sekadar ruang olahraga menjadi mesin ekonomi baru yang menjanjikan efek berantai bagi kesejahteraan warga.