KaMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial senilai Rp8,35 miliar kepada masyarakat Kabupaten Tuban dalam program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10. Bantuan tersebut diserahkan di Pendopo Kridho Manunggal, Kabupaten Tuban, Kamis (5/3).
Total bantuan Rp8.358.950.000 itu berasal dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta dukungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Bantuan difokuskan untuk memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat rentan.
Dari jumlah tersebut, bantuan terbesar disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp7,14 miliar. Dana ini mencakup berbagai program, di antaranya PKH Plus sebesar Rp4,008 miliar bagi 2.004 keluarga penerima manfaat, bantuan kemiskinan ekstrem Rp1,894 miliar untuk 1.263 jiwa, serta bantuan sosial penyandang disabilitas Rp561,6 juta bagi 156 penerima.
Selain itu, bantuan juga diberikan melalui program KIP Putri Jawara Rp240 juta untuk 80 penerima serta KIP PPKS Jawara Rp66 juta bagi 22 penerima.
Pemprov Jatim juga menyalurkan dukungan operasional bagi pilar-pilar sosial yang selama ini berada di garis depan pelayanan masyarakat, seperti SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana). Total bantuan untuk 188 penerima mencapai Rp375,4 juta.
Sementara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, disalurkan Program Desa Berdaya sebesar Rp100 juta untuk satu desa, Program Jatim Puspa Rp223,45 juta bagi tiga desa, serta Bantuan Keuangan Khusus kabupaten Rp25 juta.
Pemprov Jatim juga menyalurkan zakat produktif melalui BUMD senilai Rp25 juta kepada 50 penerima manfaat guna memperkuat usaha ekonomi masyarakat.
Gubernur Khofifah menegaskan penyaluran bantuan tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat rentan.
“Ini adalah rangkaian Sapa Bansos Amaliyah Ramadan yang ke-10. Kami berharap seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan tepat pemanfaatannya,” ujar Khofifah.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Sebagian bantuan memang bersifat charity bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. Namun ada juga yang diarahkan untuk penguatan modal usaha agar masyarakat bisa lebih mandiri,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Tuban.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu kelompok rentan sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur atas kepedulian kepada masyarakat Tuban. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian Amaliyah Ramadan, Khofifah juga menyerahkan 100 mushaf Al-Qur’an hadiah dari Arab Saudi untuk masyarakat Tuban.











