KaMedia – Deru alat berat dan lalu lalang petikemas biasanya menjadi pemandangan utama di kawasan pelabuhan. Namun pada Jumat pagi, 6 Februari 2026, suasana berbeda terasa di Lapangan Penumpukan Petikemas TPK Berlian, Surabaya. Di sela aktivitas logistik, tangan-tangan pekerja pelabuhan justru sibuk menanam pohon, menanam harapan bagi bumi.
Melalui kegiatan bertajuk “Tanam Pohon untuk Menyelamatkan Bumi”, Terminal Petikemas Berlian yang merupakan bagian dari PT Terminal Teluk Lamong menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem pelabuhan. Sebanyak 50 pohon dan tanaman hias ditanam di area lapangan penumpukan petikemas sebagai langkah nyata menuju pelabuhan yang lebih hijau.
Jenis tanaman yang ditanam pun beragam, mulai dari lima pohon buah, lima pohon palem hias, 20 tanaman bougenvile, hingga 20 pucuk merah. Kehadiran tanaman ini diharapkan mampu menghadirkan ruang hijau di tengah dominasi beton dan baja.
Bagi manajemen TPK Berlian, kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Terminal Head TPK Berlian, Burhanuddin, menegaskan bahwa program penghijauan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus diakselerasi di lingkungan Pelindo Group.
“Fokus utama kami adalah perlindungan lingkungan, pelestarian keanekaragaman hayati, serta upaya aktif dalam pemulihan habitat alam di kawasan pelabuhan,” ujar Burhanuddin.
Penanaman pohon ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026. Melalui aksi ini, perusahaan ingin menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja tidak terpisahkan dari lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat.
Lebih dari sekadar estetika, penghijauan di area TPK Berlian memiliki tujuan ekologis yang jelas: menekan emisi karbon, menyaring polusi udara, serta membantu mencegah banjir. Lingkungan kerja yang lebih sejuk dan nyaman diharapkan turut meningkatkan kualitas aktivitas para pekerja dan pengguna jasa pelabuhan.
Komitmen keberlanjutan ini juga ditegaskan oleh SVP Sistem Manajemen dan HSSE PT Pelindo Terminal Petikemas, Angga Pradiptya. Ia menyatakan bahwa penghijauan merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mewujudkan ekosistem dan lingkungan kerja yang hijau dan aman. Ini menjadi salah satu prioritas kami dalam mendukung peningkatan produktivitas kerja, dan tentu akan kami jalankan secara berkelanjutan,” tutup Angga.
Di tengah tantangan industri pelabuhan yang identik dengan aktivitas berat dan emisi tinggi, TPK Berlian memilih melangkah dengan cara berbeda. Dari kawasan penumpukan petikemas, tumbuh tekad bahwa pelabuhan modern bukan hanya soal kecepatan dan kapasitas, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga bumi, satu pohon pada satu waktu.











