KaMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmennya dalam memulihkan infrastruktur vital pascabencana dengan meninjau progres rekonstruksi dua jembatan di Desa Tambakrejo, Kabupaten Pacitan. Jembatan-jembatan ini, yang menghubungkan Dusun Kwaron dan Dusun Tambaan, berfungsi sebagai jalur utama untuk aktivitas sosial, ekonomi, dan pertanian bagi lebih dari 700 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut.
Khofifah menegaskan, konektivitas adalah kunci untuk menggerakkan perekonomian dan kehidupan sosial warga. “Rekonstruksi ini bukan hanya soal membangun jembatan, tetapi memastikan agar masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya dengan aman dan efisien. Infrastruktur yang kuat adalah fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Khofifah saat meninjau langsung proses pembangunan pada Senin (22/12).
Jembatan Lingkungan Dusun Kwaron, yang dirancang menggunakan konstruksi baja komposit, dan Jembatan Dusun Tambaan yang terbuat dari beton bertulang, keduanya diproyeksikan untuk tahan terhadap kondisi alam ekstrem. Khofifah mengungkapkan bahwa kualitas dan kekuatan jembatan ini akan menjadi prioritas, mengingat peran strategis kedua jembatan tersebut dalam menjaga kelancaran distribusi hasil pertanian dan mobilitas masyarakat di daerah pedesaan.
“Setiap detil dari pembangunan jembatan ini sangat penting, terutama karena berada di daerah rawan bencana. Kita harus pastikan bahwa semua infrastruktur yang dibangun bisa bertahan dalam kondisi cuaca ekstrem sekalipun,” jelas Khofifah.
Salah satu jembatan yang dibangun di Dusun Tambaan mengalami kerusakan parah akibat banjir pada Desember 2024, yang menyebabkan akses utama warga terputus. Rekonstruksi ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas sektor pertanian yang menjadi tumpuan hidup masyarakat di daerah tersebut. “Ini bukan hanya soal jalan, tapi juga tentang menjaga ketahanan pangan dan ekonomi daerah. Jembatan ini akan menjadi penguat sektor pertanian, memastikan hasil panen bisa sampai ke pasar dengan lancar,” tambahnya.
Dengan anggaran APBD Provinsi Jawa Timur, kedua jembatan ini dijadwalkan selesai pada akhir Desember 2025. Khofifah berharap, dengan selesainya pembangunan dua jembatan ini, mobilitas warga akan kembali normal, dan ketahanan masyarakat terhadap bencana akan semakin kuat.
Di sisi lain, Kepala Desa Tambakrejo, Arif Winarno, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Khofifah atas perhatian besar yang diberikan kepada infrastruktur desanya. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Jembatan ini sangat penting bagi kami, terutama untuk mendukung sektor pertanian. Terima kasih, Ibu Gubernur,” ungkap Arif.
Melalui upaya ini, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah, khususnya di daerah-daerah yang rentan terhadap bencana alam, untuk memastikan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.











