Komisi B DPRD Kota Surabaya memantau proses pembangunan dan revitalisasi pasar kembang yang mendekati selesai. Sampai saat ini proses pembangunan pasar yang sempat terbakar tersebut mencapai 90 persen, dengan target penyelesaian 16 Mei 2025.
Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Faridz Afif mengatakan, untuk bagian utara Pasar Kembang telah selesai dibangun dan hanya tinggal menunggu peresmian dari Wali Kota Surabaya.
“Sisi utara sudah selesai semua, tinggal peresmian ya, Pak Dirut,” ujar politisi PKB, Senin (12 /5/2025)
Faridz juga menyampaikan bahwa dari hasil pemantaun dilapangan pada Kamis (8/5/2025 ) masih terdapat sejumlah pekerjaan di sisi yang belum rampung, khususnya disisi selatan pasar. Meski demikian menurut Faridz sudah ada koordinasi untuk menyelesaikannya, termasuk juga skema pembiayaan yang berasal dari bantuan Bank Jatim. Selain pembangunan, Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya ini juga menginginkan penataan pedagang yang baik, mengingat Pasar Kembang merupakan salah satu ikon Kota Surabaya dan menjadi tujuan wisatawan.
“Pasar Kembang ini adalah ikon Surabaya, jadi perlu banyak pembenahan, baik tampilan luar maupun fasilitas dalamnya. Kalau tempat baru, ya seperti meja-meja pedagang juga perlu ditata bagus,” ujar pria yang akrab dipanggil Afif tersebut.
Hal lain yang didapatkan Komisi B saat sidak adalah tentang pengelolaan pasar. Menurut Faridz perlu adanya evaluasi terhadap pengelolaan surat sewa stand agar tidak terjadi penyalahgunaan hak atau perpindahan tidak resmi.
“Selama ini klasik, ada yang sewa sampai 30 tahun, ini yang perlu kita cek lagi agar tidak kecolongan,” pungkasnya.
Proyek revitalisasi Pasar Kembang adalah salah satu proyek strategis dan prioritas Pemkot Surabaya melalui PD Pasar Surya. Proyek yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 7,2 miliar tersebut nantinya akan menyulap Pasar Kembang lebih bagus, tertata dan modern, mengingat Pasar Kembang merupakan salah satu ikon Surabaya dan menjadi destinasi para wisatawan, baik dari dalam negeri maupaun luar negeri.











