KaMedia – Melimpahnya hasil kopi di Jawa Timur membuka peluang usaha khususnya sektor UKM. Hal ini menjadi landasan bagi seorang Esy Lussanti, pengusaha Surabaya untuk mengambil peluang tersebut dengan mengolah dan membuka kedai kopi. Namun wanita yang aktif di organisasi perempuan petani ini tidak membuka usahanya di Surabaya melainkan di Situbondo.
Dipilihnya Situbondo yang berada di sisi timur Jawa Timur tersebut menurut Esy tidak lepas dari letak geografisnya sebagai akses utama menuju Bali, sehingga sangat strategis untuk usaha khususnya kuliner.
” Sebagian orang beranggapan bahwa Situbondo kota kecil. Tapi peran Situbondo sangat penting karena lalu lintas ke Bali lewat sini. Dan ini peluang usaha ” ujar Ibu 3 anak tersebut.
Keyakinan Esy tidak salah. Sejak dibuka setahun lalu Warung Kopi Esy tak pernah sepi. Lokasinya memang tidak berada ditepi jalan besar, tapi cukup mudah dijangkau. Berada di daerah Besuki Warung Kopi Esy menjadi jujugan penggemar kopi dari semua kalangan.
” Alhmdulilah sejak buka sampai sekarang tidak pernah sepi. Mereka yang datang tidak hanya dari sekitar sini, tapi juga dari daerah lain yang tengah melintas di Situbondo ” lanjut Esy.
Ditambahkan oleh Esy bahwa kopi yang disajikan adalah kopi racikan baik Robusta maupun Arabica yang diambil dari Situbondo dan daerah sekitarnya. Kopi tersebut menurut Esy datang dalam bentuk biji dan kemudian diolah ditempat tersebut.
” Kita olah sendiri kopi ini. Ada Robusta maupun Arabica dan kemudian kita racik sesuai pesanan. Pengunjung juga bisa melihat langsung cara kita meracik dan mengolahnya ” lanjut Esy Lusanti.
Proses ini diyakini Esy menjadi pembeda dengan warung kopi lain. Ini dibuktikan dengan kehadiran para pelanggan yang datang dari daerah lain seperti Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, Malang dll Rata rata mereka puas dengan cita rasa kopi dari Warung Kopi Esy Situbondo.
” Alhmdulilah mereka suka dengan cita rasa kopi disini. Bahkan mereka juga membeli kopi yang telah dikemas. Ya mereka puas dan selalu mampir jika tengah melintas di Situbondo ” ujar Esy.
Handoko penggemar kopi dari Surabaya mengakui bahwa cita rasa kopi di Warung Kopi Esy berbeda. Dirinya mengaku tidak tahu jika ada warung kopi yang enak. Pria yang berprofesi sebagai driver tersebut mengaku baru tahu setelah salah satu tamu yang diantarnya mengajak mampir di Warung Kopi Esy. Sejak itu jika tengah melintas di Situbondo dirinya selalu mampir.
” Ternyata ada kopi enak di Situbondo atau Besuki. Saya tahu karena tamu yang saya antar mengajak ke sana.. Sejak saat itu saya jadi ketagihan untuk ngopi jika melintas di Situbondo ” pungkas Handoko.











