HeadlinePemerintahanSurabaya

Pemkot Surabaya Targetkan 179 TPS Terpantau CCTV, 146 Titik Sudah Beroperasi

×

Pemkot Surabaya Targetkan 179 TPS Terpantau CCTV, 146 Titik Sudah Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Eddy Christijanto, mengungkapkan bahwa dari total target 179 titik TPS yang akan dipasangi CCTV, sebanyak 146 titik sudah beroperasi. Sementara itu, 33 titik lainnya masih dalam tahap pemasangan / Foto : Diskominfo Surabaya.

KaMedia – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera melakukan penambahan CCTV di sejumlah titik prioritas. Diantaranya yakni di sekitar tempat penampungan sementara (TPS) dan pedestrian.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, bahwa pemkot menambah jangkauan CCTV di sejumlah titik prioritas. Mulai dari TPS hingga pedestrian yang berada di kawasan jalan utama di Kota Surabaya.

Eddy menargetkan, ada 179 titik TPS yang akan dilengkapi CCTV. Dari target tersebut, ia menyebutkan, sudah ada 146 CCTV yang telah berfungsi, sedangkan 33 sisanya sedang proses pemasangan.

“Yang 33 ini masih proses, karena kita juga mencari jaringan fiber optik dan juga jaringan listriknya. Jadi ada TPS-TPS yang memang jaringan infrastruktur pendukungnya itu masih minim,” kata Eddy saat ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat (17/4/2026).

Meski demikian, Eddy menerangkan, Pemkot Surabaya akan berkoordinasi dengan penyedia provider dan jaringan untuk menyediakan infrastruktur di TPS yang belum terpasang CCTV.

“Termasuk listrik, itu yang tidak ada jaringan listriknya itu kita ambil dari jaringan PJU (penerangan jalan umum) dan mungkin jaringan-jaringan fasilitas umum yang ada di lokasi. Tentunya, ini perlu koordinasi,” terangnya.

Sedangkan yang terkait pedestrian, Eddy mengungkapkan, juga sudah ada beberapa titik yang terpasang CCTV. Di samping itu, Pemkot saat ini menjalin kerjasama dengan sejumlah pemilik usaha, baik di perkantoran, pertokoan, hingga mal untuk bisa mengakses CCTV yang berada di luar ruangan.

Kerjasama ini bertujuan untuk memudahkan jajaran Pemkot menjangkau akses CCTV yang berdekatan dengan pedestrian dan jalan utama di Kota Surabaya.

“Saat ini sedang kerjasama dengan perkantoran dan mal untuk bisa mengakses CCTV-nya yang di luar, sehingga pemerintah kota tidak perlu melakukan pengadaan CCTV, tapi kita cuma minta bantuan akses CCTV itu yang mengarah ke jalan,” jelasnya.

Dengan cara tersebut, lanjut Eddy, maka pemkot bisa memantau secara langsung Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas) melalui CCTV yang mengarah ke jalan. Tidak hanya itu, adanya CCTV tersebut juga bisa berfungsi sebagai alat untuk memantau parkir hingga segala kejadian di tengah masyarakat.

“Kita sudah kerjasama, khususnya yang ada di jalan utama dahulu ya. Mulai dari Jalan Panglima Sudirman sampai dengan Jalan Ahmad Yani, ini sedang kita kumpulkan kemarin ada 70 pengusaha atau perkantoran dan toko yang ada di situ dan juga sudah dikumpulkan oleh Pak Wali (Eri Cahyadi),” paparnya.

Adanya kerjasama tersebut, ia berharap, akses CCTV tersebut dapat membantu jajaran pemkot dan aparat penegak hukum (APH) dalam memantau Kamtibmas di Kota Surabaya.

“Nanti teman-teman kepolisian juga bisa mengakses itu, sehingga bisa melakukan gerak cepat ketika terjadi kasus atau peristiwa yang mungkin meresahkan masyarakat,” harapnya.

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Surabaya itu menambahkan, jaringan CCTV tersebut diharapkan sudah mulai terintegrasi minimal pada 1 Mei mendatang.

“Harapan kami dalam waktu tiga bulan (maksimal) pada Agustus, terutama yang ada di jalan utama itu sudah bisa kita akses,” pungkasnya.

Penulis: WawanEditor: Ferdiansyah