KaMedia – Awal tahun 2026 menjadi momentum positif bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya. Tingginya mobilitas masyarakat usai libur akhir tahun mendorong peningkatan signifikan jumlah pengguna jasa kereta api yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan.
Sepanjang Januari 2026, KAI Daop 8 Surabaya melayani sebanyak 1.013.788 pelanggan, meningkat 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 989.568 pelanggan. Capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap moda transportasi kereta api, khususnya di wilayah Daop 8 Surabaya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa kinerja positif tersebut merupakan buah dari upaya peningkatan pelayanan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Capaian positif ini merupakan hasil dari berbagai upaya peningkatan pelayanan yang terus dilakukan secara berkelanjutan. KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, mulai dari peningkatan fasilitas stasiun, kebersihan sarana, ketepatan waktu perjalanan, hingga kemudahan akses pembelian tiket melalui berbagai kanal digital,” ujarnya.
Aktivitas penumpang tertinggi tercatat di sejumlah stasiun besar. Stasiun Surabaya Gubeng menjadi yang tersibuk dengan melayani 305.775 pelanggan, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 281.789 pelanggan, serta Stasiun Malang dengan 176.968 pelanggan. Ketiga stasiun tersebut menjadi simpul utama mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur.
Di balik tingginya angka penumpang, KAI Daop 8 Surabaya juga terus memperkuat aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Pemeriksaan rutin sarana dan prasarana dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan sesuai standar operasional. Edukasi keselamatan kepada masyarakat di sekitar jalur kereta api pun terus digencarkan guna menciptakan perjalanan yang aman dan lancar.
Tak hanya fokus pada aspek teknis, peningkatan pengalaman pelanggan juga menjadi perhatian utama. Berbagai inovasi layanan dihadirkan, mulai dari peningkatan fasilitas ruang tunggu, penerapan face recognition untuk mempercepat dan menertibkan proses boarding, hingga penyediaan informasi perjalanan secara real-time melalui Passenger Information Display System (PIDS) dan signage digital di area stasiun.
Langkah-langkah tersebut memudahkan pelanggan memperoleh informasi yang cepat, jelas, dan akurat selama berada di stasiun, sekaligus menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman.
“Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan evaluasi dan inovasi layanan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis. Dengan performa positif di awal tahun 2026 ini, kami optimistis dapat mempertahankan tren kinerja yang baik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan angkutan penumpang secara berkelanjutan,” pungkas Mahendro.











