KaMedia – Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Senin (1/12/2025) terus menambah panjang daftar korban jiwa. Berdasarkan data sementara Pusdatin BNPB per 1 Desember 2025, 604 orang meninggal dunia, 464 orang masih hilang, dan ribuan warga mengalami luka-luka dan kehilangan tempat tinggal.
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Reni Astuti, menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban dan meminta Pemerintah Pusat segera menetapkan status Bencana Nasional.
“Korban yang begitu banyak dan wilayah terdampak yang meluas memerlukan penanganan khusus. Pemerintah perlu mengambil langkah luar biasa untuk kondisi luar biasa ini,” tegasnya.
Reni merujuk UU No. 24 Tahun 2007 Pasal 7 yang mengatur indikator penetapan Bencana Nasional. Seruan penetapan status Bencana Nasional semakin menguat setelah tiga Bupati di Aceh menyampaikan bahwa mereka kewalahan menghadapi bencana tersebut.
DPR RI Fraksi PKS juga melakukan pemotongan gaji untuk dialokasikan sebagai bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana di Sumatera.
“Semoga para penyintas diberi ketabahan dan kekuatan, dan seluruh wilayah terdampak dapat segera pulih seperti sedia kala,” tutup Reni.











