KaMedia – Suasana khusyuk sekaligus hangat terasa di Gedung Negara Grahadi, Kamis (19/3) dini hari. Di malam ke-29 Ramadhan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak mengajak para kepala perangkat daerah menjalani qiyamul lail bersama.
Di bawah lantunan doa yang dipimpin Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya KH Ahmad Muzakki Al-Hafidz, para peserta larut dalam rangkaian ibadah malam, mulai dari salat tahajud, tasbih, hingga sujud syukur. Malam ganjil di penghujung Ramadhan itu dimaknai sebagai ikhtiar bersama meraih keberkahan Lailatul Qadar.
“Ini bukan sekadar ibadah, tapi juga upaya membangun kekuatan moral dan spiritual dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Khofifah.
Kebersamaan tak berhenti di sajadah. Usai ibadah, suasana berubah lebih cair saat para kepala perangkat daerah turun langsung mengikuti lomba kreativitas olahan bandeng. Ikan khas Gresik itu diolah menjadi beragam hidangan menarik, menciptakan momen penuh canda dan keakraban.
Kegiatan tahunan ini, menurut Khofifah, bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi cara sederhana merayakan kekayaan daerah.
“Ini bagian dari rasa syukur atas melimpahnya potensi Jawa Timur,” tuturnya.
Dari berbagai kategori penilaian, mulai dari rasa, penampilan, kreativitas, hingga kebersihan, Dinas Pendidikan Jatim dan Biro Administrasi Pimpinan Setda Jatim keluar sebagai juara umum pertama. Disusul Satpol PP dan Biro Umum di posisi kedua, serta Sekretariat DPRD Jatim bersama BPBD Jatim di posisi ketiga.
Menutup acara, Khofifah menyampaikan harapan sederhana namun penuh makna: agar kebersamaan dan semangat Ramadhan ini dapat terus terjaga, serta semua diberi kesempatan kembali bertemu Ramadhan di tahun mendatang.











