KaMedia – Kobaran api tiba-tiba mengubah suasana Kampung Sasak Sade menjadi kepanikan. Api yang diperkirakan bermula dari tengah-tengah kampung dengan cepat membesar dan menjalar ke berbagai penjuru. Dalam waktu singkat, kobaran tersebut meluas hingga membakar kawasan Desa Sade.
Masyarakat yang sebelumnya menjalani aktivitas seperti biasa mendadak harus berhadapan dengan situasi genting. Kepulan asap dan kobaran api membuat warga berupaya menyelamatkan diri serta barang-barang yang masih mungkin diselamatkan. Namun, cepatnya api menjalar membuat upaya tersebut tidak mudah.
Tohirman warga Kampung Sade mengatakan, api diperkirakan berasal dari bagian tengah Kampung Sasak Sade sebelum kemudian meluas dengan cepat.
“Harapan kami semua masyarakat Kampung Sasak Sade agar bisa dibantu dalam bentuk tenaga ataupun material. Kami sangat menunggu bantuan dari saudara-saudara,” kata Tohirman.
Di balik musibah tersebut, tersimpan kepedihan masyarakat yang harus menyaksikan tempat tinggal dan lingkungan mereka dilalap api. Bagi warga, Kampung Sasak Sade bukan sekadar deretan rumah, melainkan ruang tempat kehidupan, kebersamaan, dan berbagai kenangan tumbuh selama bertahun-tahun.
Kini, setelah api membakar kawasan tersebut, masyarakat menghadapi masa sulit untuk bangkit kembali. Mereka membutuhkan dukungan dan bantuan, baik berupa tenaga maupun material, untuk menata kembali kehidupan yang porak-poranda akibat kebakaran.
Harapan pun digantungkan kepada pemerintah, relawan, serta masyarakat luas agar tidak membiarkan warga Sasak Sade menghadapi musibah ini sendirian. Di tengah puing dan sisa-sisa kebakaran, warga berharap bantuan segera datang sehingga mereka dapat perlahan membangun kembali kehidupan yang sempat direnggut api.











