PemerintahanSidoarjo

Bupati Subandi Boyong Pejabat Pemkab ke PUBM SDA, Kejar Proyek Tepat Waktu dan Berkualitas

×

Bupati Subandi Boyong Pejabat Pemkab ke PUBM SDA, Kejar Proyek Tepat Waktu dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Bupati Subandi menegaskan, pekerjaan infrastruktur harus dikebut dengan tetap menjaga ketepatan sasaran dan kualitas / Foto : Gusminto.

KaMedia – Memasuki triwulan III 2026, Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung mengawal percepatan pembangunan infrastruktur. Selasa (1/9/2026), Subandi memboyong Plt Sekda, para Asisten, Inspektur hingga Kepala BKD untuk berkantor sekaligus memberikan pembinaan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Pemkab Sidoarjo.

Langkah tersebut menjadi bentuk evaluasi sekaligus suntikan motivasi bagi jajaran PUBM SDA agar seluruh pekerjaan fisik tahun anggaran 2026 tidak kembali mengalami keterlambatan seperti sejumlah proyek pada 2025.

Subandi menegaskan, pekerjaan infrastruktur harus dikebut dengan tetap menjaga ketepatan sasaran dan kualitas. Catatan keterlambatan proyek tahun sebelumnya, kata dia, harus menjadi pelajaran agar tidak terulang.

” Banyak PR yang masih harus kita selesaikan. Makanya kekompakan dan kerja sama ini kita dorong. Saya tidak mau di PUBM dan SDA masih ada kegiatan yang tertinggal. Tugas Bupati mengingatkan agar pekerjaan selesai tepat waktu dan kualitasnya bagus,” tegas Subandi.

Salah satu proyek yang  menjadi perhatian adalah pembangunan Flyover Gedangan. Subandi menyebut proses pengukuran lahan dan peta bidang untuk sisi utara maupun selatan hampir rampung.

Tahap appraisal atau penilaian harga lahan ditargetkan mulai dalam dua pekan ke depan. Pemkab Sidoarjo juga telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp225 miliar pada APBD 2026. Sisa kebutuhan anggaran akan dialokasikan melalui APBD 2027.

Untuk lahan yang menghadapi persoalan atau sengketa, Pemkab Sidoarjo menyiapkan mekanisme konsinyasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Proses appraisal dimulai dalam kurun waktu dua minggu ke depan. Untuk pembebasan lahan, kita sudah alokasikan Rp225 miliar di 2026. Sisanya akan kita alokasikan pada APBD 2027. Jika ada lahan yang bermasalah, kita siapkan jalur konsinyasi sesuai aturan,” ujar Subandi.

Di hadapan jajaran struktural hingga staf PUBM SDA, Subandi juga meminta koordinasi antarbidang diperkuat. Ia tidak ingin ada pekerjaan maupun agenda pembangunan yang tercecer hingga penghujung tahun anggaran.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM SDA Sidoarjo Mukhammad Makhmud menyambut positif pembinaan langsung tersebut. Ia menyebut arahan Bupati akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola internal sekaligus memastikan seluruh program berjalan sesuai target.

” Alhamdulillah, masukan Pak Bupati beserta jajaran menjadi bahan perbaikan tata kelola di lingkungan PUBM dan SDA. Ke depan, seluruh program dapat berjalan jauh lebih baik dan sesuai dengan targetnya,” pungkas Makhmud.