KaMedia – Semangat kemerdekaan terasa berbeda di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Warga menggelar rangkaian acara Agustusan yang memadukan karnaval budaya dengan lomba kreativitas berbahan daur ulang, Minggu (23/8/2026).
Dipusatkan di sepanjang Jalan Pucang, acara dimulai sejak pagi dengan karnaval keliling kampung. Setiap RT tampil membawa tema masing-masing. Ada yang mengenakan kostum pahlawan nasional, ada pula yang tampil dalam balutan busana adat Nusantara.
Yang bikin acara makin unik, sebagian besar kostum dan properti karnaval dibuat dari barang bekas. Botol plastik, kardus, hingga berbagai bahan yang biasanya dianggap sampah disulap menjadi karya kreatif.
“Kami sengaja mengangkat tema kemerdekaan sekaligus kepedulian lingkungan. Jadi, meriahnya dapat, manfaatnya juga dapat,” ujar Ketua Panitia, Udin.
Uniknya lagi, penilaian lomba karnaval melibatkan juri dari India dan Kenya yang turut bergabung bersama warga Pucang. Kehadiran mereka membuat suasana karnaval semakin semarak dan menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta.
“Kami nggak menyangka hasilnya sebagus ini. Dari sampah bisa menjadi barang yang berguna dan indah,” ujar salah satu juri.
Tak hanya karnaval, panitia juga menghadirkan bazar UMKM warga Pucang dan panggung hiburan rakyat. Ratusan warga tumpah ruah menikmati kemeriahan acara.
Menariknya, kepedulian lingkungan tetap menjadi bagian dari perayaan. Warga membawa tumbler masing-masing, sementara panitia menyediakan bank sampah keliling selama acara berlangsung.
Karnaval Pucang pun bukan sekadar pesta kemerdekaan. Kreativitas, budaya, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan berpadu menjadi satu perayaan yang meriah sekaligus punya pesan.











