KaMedia — Babak baru dimulai. DPD PAN Kota Surabaya resmi punya komandan anyar. Lewat SK yang turun Sabtu lalu, Ghofar Ismail ditetapkan jadi Ketua DPD PAN Surabaya, gantikan Mahsun Jayadi.
Tak cuma ketua, struktur baru juga diisi Dr. Zuhrotul Mar’ah sebagai Sekretaris dan Juliana Eva Wati sebagai Bendahara. Regenerasi ini jadi sinyal PAN Surabaya mau tancap gas memperkuat mesin partai di Kota Pahlawan.
Dihubungi Senin (27/4), Ghofar Ismail tak lupa apresiasi Mahsun Jayadi. “Kami melanjutkan kerja baik yang telah dibangun sebelumnya,” ujarnya.
Tapi Ghofar tak mau sekadar jaga warisan. Ia janji PAN Surabaya bakal makin solid, mepet ke warga, dan bawa solusi konkret. Fokus utama: konsolidasi total sampai kecamatan dan kelurahan.
Isu yang dibidik juga jelas, pendidikan, kesehatan, UMKM, sampai kesejahteraan. “PAN harus hadir di isu strategis warga,” tegasnya.
Meski SK sudah turun, pelantikan pengurus dijadwalkan menyusul. Momen itu bakal jadi start resmi kerja kolektif PAN Surabaya.
Dengan nahkoda baru, PAN Surabaya pasang target tinggi: siap hadapi agenda politik mendatang dan tambah kontribusi nyata untuk pembangunan Kota Pahlawan.











