KaMedia – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Baseops Lanudal Juanda, Sidoarjo, Kamis (19/3/2026), memasuki hari keempat pelaksanaan OMC menjelang Lebaran.
Peninjauan dilakukan bersama Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda Taufiq Hermawan, Pasops Lanudal Juanda Letkol Laut (P) Rai Terianom, serta tim dari PT Makson Sukses Pratama. Dalam kunjungan tersebut, Wagub menerima paparan terkait potensi cuaca ekstrem sejak 16 Maret hingga periode pasca-Lebaran.
BMKG melaporkan, pelaksanaan OMC dalam tiga hari terakhir mampu menurunkan intensitas curah hujan dari kategori sangat lebat menjadi ringan di sejumlah wilayah, dengan efektivitas mencapai 74 persen.
Upaya ini dinilai berkontribusi dalam menekan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor.
“Langkah yang dilakukan Pemprov Jatim terbukti cukup berdampak dalam mengurangi curah hujan sekaligus menekan potensi bencana,” ujar Emil.
Khusus Kamis, OMC dilakukan dalam tiga sorti dengan penyebaran 3.000 kg bahan semai CaO. Sasaran meliputi wilayah Mojokerto, Jombang, Lamongan bagian selatan, Malang, dan Blitar.
Secara keseluruhan, OMC telah dilaksanakan sebanyak 10 sorti dengan total waktu terbang 19 jam 53 menit. Adapun total bahan semai yang telah disebar mencapai 8.800 kg CaO dan 1.000 kg NaCl.











