HeadlineNasionalSurabaya

Digigit Bajul Ijo di GBT! PSM Makassar Kian Terpuruk, Persebaya Surabaya Melesat ke Jalur Asia

×

Digigit Bajul Ijo di GBT! PSM Makassar Kian Terpuruk, Persebaya Surabaya Melesat ke Jalur Asia

Sebarkan artikel ini
Penyerang asal Timor Leste, Gali Freitas ( hijau ) mencetak gol tunggal yang menghantarkan kemenangan bagi Persebaya atas PSM / Foto : @officialpersebaya.

KaMedia – Persebaya Surabaya menunjukkan tajinya. Di bawah sorotan lampu Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026), Bajul Ijo memaksa PSM Makassar pulang dengan kepala tertunduk usai menang tipis 1-0 dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Gol tunggal yang menjadi pembeda lahir pada menit ke-27. Penyerang asal Timor Leste, Gali Freitas, melepaskan sepakan terukur yang tak mampu dijangkau kiper PSM, Reza Arya. Satu momen itu cukup untuk mengubah arah pertandingan yang berjalan sengit dan penuh tensi.

PSM sebenarnya mencoba merespons selepas tertinggal. Namun rapatnya lini belakang tuan rumah membuat upaya demi upaya Juku Eja selalu kandas. Minim kreativitas di sepertiga akhir lapangan kembali menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi skuad racikan Tomas Trucha. Ini adalah kekalahan ke-10 PSM musim ini, sekaligus yang ketiga secara beruntun setelah sebelumnya tumbang dari Persija Jakarta (1-2) dan Dewa United FC (0-2). Tren negatif yang kian mengkhawatirkan.

Di klasemen sementara, PSM tak beranjak dari peringkat ke-13 dengan 13 poin. Alarm bahaya mulai berbunyi. Mereka kini hanya terpaut lima angka dari Persijap Jepara yang menghuni zona degradasi. Jika tak segera bangkit, ancaman turun kasta bukan lagi sekadar bayang-bayang.

Sebaliknya, kemenangan ini mempertegas konsistensi Persebaya. Tim besutan Bernardo Tavares tampil disiplin dan efektif, dua kunci yang membuat mereka terus menempel papan atas. Dengan koleksi 38 poin, Bajul Ijo kini bertengger di posisi kelima dan hanya berjarak tiga poin dari Malut United FC di peringkat keempat, batas akhir zona kualifikasi AFC Challenge League.

Perburuan tiket Asia kian panas. Persebaya menjaga asa, sementara PSM terjebak dalam pusaran krisis. Dua tim, dua arah berbeda, dan kompetisi baru saja memasuki fase paling menentukan.