EkonomiHeadlineJatim

Dinas Koperasi dan UKM Jatim Siap Lakukan Rintisan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

×

Dinas Koperasi dan UKM Jatim Siap Lakukan Rintisan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Endi Alim Abdi Nusa menyampaikan kesiapan pembentukan koperasi desa merah putih yang telah diamanatkan Presiden Prabowo / Foto : Hermawan

KaMedia – Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur mulai mempersiapkan pelaksanaan pembentulan koperasi desa merah putih Kadis Koperasi dan UKM Jatim Endi Alim Abdi Nusa menyampaikan bahwa kebijakan tersebut adalah bagian dari upaya membangun pemberdayaan ekonomi masyarakat desa seperti yang diinginkan Presiden Prabowo.

” Presiden itu pingin desa punya pusat pertumbuhan ekonomi baru dan lembaganya harus koperasi Kenapa kok koperasi karena koperasi itu melibatkan masyarakat langsung. Jadi petani para pelaku usaha yang ada di desa itu dilibatkan secara langsung melalui koperasi ” ujar Endi.

Koperasi yang dimaksud oleh Endi adalah koperasi yang multiguna dengan bidang usaha yang variatif. Diantaranya toko barang kebutuhan masyarakat, selain itu juga menampung hasil usaha masyarakat desa, unit kesehatan dan apotik serta usaha simpan pinjam.

Dengan usaha yang multiguna tersebut, menurut Endi koperasi harus benar – benar mendapat dukungan dari pemdes dan masyarakat. Karenanya model kepemilikan harus menyertakan pemdes dan masyarakatnya.

Endi Alim Abdi Nusw juga menyampaikan saat ini dinas yang dipimpinya tengah melakukan kajian sejauh mana keterliban pemerintah desa dalam pembentukan koperasi tersebut. Sebagai. gambaran menurut Endi keberadaan pemdes akan melalui BUMDes sebagai pemegang saham koperasi.

” Nah kemarin itu kita diminta Kementerian Koperasi untuk membahas kira-kira nanti pemerintah desa itu dilibatkan seperti apa kan gitu. Pemerintah desa itu kan punya BUMdes, ini nanti akan dijadikan sebagai pemilik saham di koperasi Jadi salah satu anggota jadi salah satu pihak yang masuk ke dalam koperasi ini yang lagi kita bahas detail teknisnya ” lanjut Endi.

Terkait pola pembiayan sebagai modal dasar koperasi, Endi menuturkan secara teknis masih dalam pembahasan. Namun demikian menurutnya permodalan tersebut akan melibatkan APBN dan APBD

“‘Kita bahas pendanaannya dari mana ya nanti akan sharing dari APBN. Kami masih menunggu petunjuk dari Kementerian Koperasi. Begitu juga APBD, ada beberapa kepala daerah yang kemarin itu antusias terhadap program koperasi merah putih yang disampaikan Presiden Prabowo diretreat kepala daerah di Magelang beberap waktu yang lalu ” urai penghobi sepakbola ini.

Demikian juga dengan dana desa yang selama ini dikucurkan pemerintah. Endi menambahkan bahwa bisa digunakannya dana desa untuk koperasi tersebut juga masih pembahasan ditingkat pusat lewat kementrian terkait.

Koperasi desa merah putih diharapkan oleh Presiden Prabowo akan menjadi kekuatan ekonomi baru khususnya ditingkat desa yang sangat rentan terhadap goncangan ekonomi. Nantinya konsep koperasi desa merah putih ini tidak berdiri sendiri ditiap desa, tapi bisa juga gabungan beberapa desa yang mempunyai homogenitas usaha atau produk hasil pertanian.

” Ada desa yang tidak punya produk unggulan kan juga harus bergabung dengan desa yang lain yang punya produk unggulan Jadi syaratnya memang di desa tersebut itu memiliki produk unggulan misalnya sentra beras sentra Lombok kan begitu baru bisa dimunculkan usaha koperasinya, tapi kalau misalnya ada desa yang tidak punya produk unggulan apa bisa pertanyaannya kan begitu. Jadi harus bergabung dengan desa yang lain ” jelas Endi Alim. Abdi Nusa.

Dalam program koperasi desa merah putih, Presiden Prabowo menargetkan 70 ribu koperasi se- Indonesia.Diharapkan oleh Presiden Prabowo saat puncak peringatan Hari Koperasi 12 Juli 2025, Koperasi Desa Merah Putih sudah terbentuk.

“‘Kitansiap untuk mendukung programnya Presiden Prabowo. Kita turun ke lapangan bersama dengan dinas terkait untuk mengarahkan sekaligus membantu desa dalam membentuk koperasi desa merah putih, seperti yang diharapkan Presiden Prabowo. Secara prinsip. Jatim siap ” pungkas Kadis Koperasi dan UKM Jatim Endi Alim Abdi Nusa.