KaMedia – Persis Solo menghadapi tantangan berat dalam upaya untuk bangkit dari keterpurukan. Dalam dua pekan beruntun, Persis Solo harus menghadapi dua tim kandidat juara.
Setelah pekan lalu meladeni Borneo FC Samarinda, akhir pekan ini Persis Solo kedatangan tamu pimpinan klasemen BRI Super League, Persib Bandung pada pertandingan pekan ke-19, Sabtu (31/1/2026) sore.
Pertandingan Persis Solo Vs Persib Bandung akan dimainkan di Stadion Manahan. Kick off pertandingan klasik ini akan dimulai pukul 15.30 WIB.
Di atas kertas, bila merujuk posisi kedua tim di klasemen yang bagaikan bumi dan langit, Persib Bandung layak untuk diunggulkan meraih 3 poin di Manahan.
Hingga pekan 18, Persib Bandung kini memimpin klasemen sementara BRI Super League dengan perolehan 41 poin, sementara Persis masih ada di posisi dasar klasemen dengan hanya memiliki 10 poin.
Namun, meski posisi di klasemen sementara bak langit dan bumi, Laskar Sambernyawa–julukan Persis Solo, tidak gentar. Mereka bertekad memberikan pembuktian untuk dapat bangkit di putaran kedua ini.
Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija memastikan kesiapan timnya menjelang pertandingan penting menghadapi Persib. Dia menyebut para pemainnya dalam kondisi prima untuk bertanding di depan suporter setia Persis.
“Melawan Persib, kondisi pemain siap. Kami akan berjuang memberikan yang terbaik dihadapan penonton. Dan Persis akan menunjukan sesuatu yang baru di pertandingan nanti,” kata Milomir Seslija dikutip dari laman resmi ileague.id.
Meskipun sadar pertandingan akan berlangsung sulit, namun Coach Milo tetap percaya kepada kemampuan para pemainnya. Dia menegaskan bahwa perbandingan posisi di klasemen tidak akan membuat mental pemain drop. Justru, dengan dukungan langsung dari penonton, para pemain Persis akan jauh lebih termotivasi.
“Tentu laga nanti akan menjadi laga sulit karena kita banyak sekali tantangannya. Tapi tim ini sedang tumbuh dan sudah lebih improve lagi. Laga ini tidak akan mudah namun kami bermain dihadapan pendukung dan menjadi suatu semangat tambahan di pertandingan nanti,” dia menambahkan.
Terkait keberadaan striker anyar Persis asal Ukraina, Roman Paparyga, Coach Milo belum dapat memastikan apakah sudah dapat diturunkan atau belum. Namun demikian, dia menegaskan jika seluruh pemain sudah siap untuk berlaga.
Bersama Coach Milo, Persis Solo yang berupaya keluar dari zona degradasi, sebenarnya sempat menunjukkan tren bagus. Di awal putaran kedua, Persis sempat membuka harapan ketika menang 3-2 atas tuan rumah Semen Padang (11/1) di pekan 18 yang mengakhiri hasil buruk tidak pernah menang di 15 laga.
Namun, sayangnya, di pertandingan terakhir, Persis justru kalah 0-1 dari tamunya, Borneo FC Samarinda di pekan 18 pada 23 Januari 2026 lalu. Hasil itu membuat Borneo FC sempat naik ke puncak klasemen meski kemudian digusur Persib.
Bojan Hodak minta anak asuhnya waspada
Pada putaran pertama lalu, Persib mampu menang 2-0 atas Persis Solo di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun, Pelatih Persib, Bojan Hodak meminta anak asuhnya waspada jelang menghadapi laga kali ini.
Hodak menyebut Persis telah berbenah menyambut putaran kedua dengan mendatangkan sejumlah pemain baru, bahkan hampir mengubah seluruh materi pemain asing.
Lini depan menjadi salah satu sektor yang coba diperkuat Persis Solo. Usai mendatangkan striker asal Ukraina, Roman Paparyga, Persis Solo kembali mendatangkan pemain berposisi striker, yakni penyerang asal Brasil, Clayton da Silva yang merupakan mantan pemain timnas Brasil U23
“Saya pikir, mereka tim yang baru sepenuhnya. Saya yakin mereka lebih baik dari sebelumnya dan akan sangat sulit dikalahkan, terutama ketika bermain di kandang,” papar Bojan Hodak.
Hodak juga menyebut dukungan pemain ke-12 alias suporter, akan sangat berarti untuk tim tuan rumah, hal ini yang disebutnya akan membuat pertandingan menjadi lebih sulit daripada biasanya.
“Ketika bermain di Solo, saya pikir tidak ada tim yang digaransi bisa meraih kemenangan di sini. Karena itu, saya rasa ini menjadi laga sulit,“ ungkap pelatih asal Kroasia ini.











