EkonomiJatimPemerintahan

Pemkab Sidoarjo Gaspol Perkuat UMKM: Kredit Murah, Izin Dipermudah, Ekonomi Lokal Melesat

×

Pemkab Sidoarjo Gaspol Perkuat UMKM: Kredit Murah, Izin Dipermudah, Ekonomi Lokal Melesat

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus tancap gas menggerakkan roda ekonomi daerah. Melalui sinergi dengan BPR Delta Artha, berbagai langkah strategis kini difokuskan untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa keberadaan sekitar 250 ribu UMKM di Sidoarjo merupakan potensi besar yang harus didorong agar semakin berkembang dan berdaya saing. Salah satu kunci utamanya adalah memberikan kemudahan, mulai dari perizinan hingga akses pembiayaan.

“Penguatan UMKM harus menjadi perhatian bersama. Perizinan harus mudah dan pendampingan harus maksimal,” tegas Subandi, Senin (6/4).

Tak hanya soal kemudahan izin, Pemkab juga menghadirkan solusi konkret lewat program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) berbunga super ringan. Melalui kebijakan terbaru dalam Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2025, bunga kredit ditekan hanya 2 persen per tahun.atau sekitar 0,16 persen per bulan berkat subsidi bunga dari pemerintah daerah.

Program ini memungkinkan pelaku UMKM mengakses pinjaman hingga Rp 50 juta. Bahkan, untuk pinjaman kecil antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, kredit bisa diperoleh tanpa agunan. Skema ini diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk berkembang tanpa terbebani biaya tinggi.

Peran BPR Delta Artha sebagai penyalur Kurda juga menjadi krusial, terutama dalam memastikan proses pencairan berjalan cepat dan tepat sasaran. Selain itu, pendampingan usaha turut diperkuat agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.

Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, Subandi juga mengingatkan pentingnya adaptasi. Transformasi digital dan penguatan branding menjadi langkah wajib agar produk lokal Sidoarjo mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan publik menjadi prioritas,” ujarnya.

Dengan berbagai terobosan ini, Pemkab Sidoarjo optimistis UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas dan menjadi motor penggerak utama ekonomi daerah.