KaMedia – Menyambut Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperkuat keandalan sistem kelistrikan untuk memastikan seluruh rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026, berlangsung lancar dan khidmat.
Melalui sinergi PLN Group Jawa Timur, sistem kelistrikan diamankan secara berlapis dengan satu subsistem dan satu gardu induk sebagai sumber utama, diperkuat tiga penyulang: Bahrul Ulum, Tembelang, dan Mojokrapak.
Keandalan pasokan juga ditopang empat Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas total 1.760 kVA, tujuh genset 538 kVA, tiga Automatic Transfer Switch (ATS) masing-masing 400 kVA, sembilan Uninterruptible Power Supply (UPS) total 580 kVA, serta satu mini mobile SCADA.
Sebanyak 77 personel disiagakan 24 jam di enam lokasi strategis, yakni Lapangan Untung Suropati Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said, Aula Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, Masjid Induk Bahrul Ulum, Aula Gedung Madrasah Fatah Hasyim, dan MAN 3 Tambakberas.
Kesiapan tersebut sebelumnya telah teruji saat PLN mengawal Istighotsah dan Manaqib Kubro JATMAN di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum pada 25 Agustus 2026. Ribuan jamaah mengikuti kegiatan dengan khidmat, didukung pasokan listrik yang berlangsung tanpa kedip.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum Tambakberas, KH. Abdul Khaliq Hasan, mengapresiasi dukungan PLN dalam memastikan keandalan listrik dan konektivitas internet selama rangkaian kegiatan.
” Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN atas kehadiran dan dukungannya dalam menyediakan listrik yang andal serta konektivitas internet. Semoga sinergi ini mendukung kesuksesan seluruh rangkaian kegiatan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar KH. Abdul Khaliq Hasan.
General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho menegaskan, kesiapsiagaan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam mendukung berbagai agenda keagamaan dan momentum penting bagi masyarakat Jawa Timur.
” PLN siap menjadi garda terdepan dalam mendukung setiap agenda keagamaan di Jawa Timur. Kami telah menyiapkan sistem pasokan berlapis, peralatan cadangan, serta 77 personel yang bersiaga selama 24 jam untuk memastikan rangkaian Muktamar berlangsung lancar, aman, dan khidmat,” tegas Eric.
Melalui momentum HPN 2026, PLN menegaskan komitmennya untuk hadir, siaga, dan menjaga keandalan listrik dalam setiap kegiatan penting masyarakat—termasuk memastikan Muktamar ke-35 NU berjalan lancar tanpa gangguan pasokan listrik.











