EkonomiHeadlineJatimPemerintahan

Gubernur Khofifah Salurkan 9.300 Drum Aspal Untuk Perbaikan Jalan Kabupaten Dan Desa

×

Gubernur Khofifah Salurkan 9.300 Drum Aspal Untuk Perbaikan Jalan Kabupaten Dan Desa

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan 9.300 drum aspal untuk membantu perbaikan jalan kabupaten dan desa di berbagai daerah. Bantuan tersebut diperkirakan mampu memperbaiki jalan seluas sekitar 485.000 meter persegi atau hampir 100 kilometer ruas jalan.

Program bantuan aspal drum ini merupakan bagian dari pembinaan jalan kabupaten yang dijalankan Pemprov Jawa Timur sejak 2024 untuk mempercepat pemeliharaan jalan serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pada tahap awal tahun 2024, Pemprov menyalurkan lebih dari 1.500 drum aspal kepada empat kabupaten. Program kemudian diperluas pada 2025 dengan penyaluran lebih dari 5.300 drum aspal kepada 20 kabupaten.

Memasuki 2026, dari rencana total bantuan 7.000 drum, sebanyak 2.500 drum telah disalurkan kepada sejumlah kabupaten dan kota berdasarkan prioritas kebutuhan perbaikan jalan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan program tersebut dirancang sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota serta desa dalam pemeliharaan jalan.

Pemprov menyediakan aspal, sementara pemerintah daerah menyiapkan tenaga pelaksana serta material pendukung untuk pekerjaan di lapangan.

“Dengan dukungan aspal dari Pemprov dan agregat dari kabupaten maupun desa, penambalan jalan bisa dilakukan lebih cepat sehingga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan meningkat,” ujar Khofifah di Surabaya.

Menurutnya, peningkatan jumlah bantuan aspal menunjukkan komitmen Pemprov Jatim dalam mempercepat perbaikan infrastruktur jalan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Ia menegaskan bahwa kondisi jalan yang baik berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang.

“Perbaikan jalan akan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan di daerah,” katanya.

Khofifah berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan desa dalam program ini terus diperkuat agar perbaikan infrastruktur dapat dilakukan lebih cepat dan merata di seluruh wilayah Jawa Timur.